SUMENEP, (TransMadura.com) –
Penandatanganan nota kesepakatan / MoU (memorandum of understanding) Jaringan Pengusaha Nasional ( Japnas) Pusat dengan Pemerintah Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, di Rumah Dinas (Rumdis) Bupati, Sabtu ((14/4/2018).
Dalam penandatanganan MoU tersebut, kesiapan berinvestasi di Sumenep, dilakukan oleh Ketua Japnas Pusat, Bayu Priawan Djokosoetono dengan Bupati Sumenep, A Busyro Karim di Rumah Dinas Bupati, Jalan Panglima Sudirman, Sumenep.
“Kami telah mengidentifikasi potensi peluang usaha dan akan melakukan investasi kongkrit,” kata Ketua Jabnas Pusat Bayu Priawan Djokosoetono di dihadapan Bupati Sumenep dan sejumlah pejabat dilingkungan Pemkab Sumenep.
Disela – sela acara ia mengatakan, bahwa Sumenep diam-diam menghanyutkan. Potensinya luar biasa, baik pariwisatanya, migas maupun agriculture dan lain-lainnya.
Pria kelahiran Jakarta, 24 Mei 1977 dan saat ini juga menjabat Chairman Blue Bird Group Holding ini meminta pada pemerintah daerah agar bisa nyaman dan tenang serta aman dalam berinvestasi di Sumenep.
“Kami butuh tenang, nyaman dan aman. Kami akan bersama-sama pemerintah daerah untuk membangun Sumenep. Jadi, kami akan melakukan investasi kongkrit di Sumenep,” tandas cucu dari Mutiara Fatimah Djokosoetono, pendiri Blue Bird Taxi.
Hal itu juga disampaikan Bupati Sumenep, A Busyro Karim berharap Japnas dapat melakukan investasi di Sumenep sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan program yang sudah menjadi target pemerintah Kabupaten Sumenep.
“Saat ini, Sumenep sedang membangun dan mengembangkan dunia pariwisata. Banyak peluang yang bisa dilakukan oleh swasta,” kata Bupati sambil memaparkan potensi sejumlah wisata Sumenep.
Menurut Busyro, Sumenep tidak kalah dengan daerah lain. Bahkan, ada wisata pulau kesehatan (Giliyang) yang tidak ada di daerah lain.
Politisi PKB ini juga menyampaikan potensi wisata sejarah, religi, wisata alam, seperti Lombang, Gili Labak, Pantai Sembilan, Museum Keraton Sumenep serta seni budaya yang dimiliki Sumenep.
“Kalau ingin tahu Madura yang sebenarnya ya ke Sumenep. Warga Sumenep memegang filosofi Bapa’ Bhâbbhu’ Ghuru Rato. Menghormati orang tua, guru dan penguasa (pemerintahan). Itu yang dipegang dalam kehidupan masyarakat Sumenep.
Bisa dibuktikan kesopanan orang Sumenep dan silahkan nanti jalan-jalan. Pasti warga Sumenep berbeda dengan daerah lain,” urai Busyro dibalut dengan senyuman khasnya.
Usai melakukan penandatangan nota kesepahaman, rombongan Japnas Pusat yang didampingi Japnas Wilayah Jatim dijadwalkan mengunjungi sejumlah lokasi wisata. Dan rencananya, rombongan Japnas Pusat akan langsung bertolak hari ini ke Jakarta.
Reporter : Asm
Editor : Red