PAMEKASAN,(TransMadura.com) – Pasca meninggalnya alumni kader HMI ( Himpunan Mahasiswa Islam) Cabang malang, terus di derai oleh beberapa kader Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), khususnya di madura. 02/02/2018.
Pasalnya, korban atau yang biasa di sapa Budi Cahyono, seorang guru seni (Honorer) meninggal akibat ulah murid (Moh. Holili) yang menganiaya pada saat proses belajar mengajar berlangsung di SMA Negeri 1 Torjun sampang, Madura, Jawa Timur.
M. ADI PURWANTO selaku pengurus Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang pamekasan menyampaikan, bela sungkawa dan turut berduka cita atas meninggalnya kakanda Budi Cahyono.
“Saya dan pengurus Himpunan Mahasiswa Islam Cabang pamekasan mengucapkan duka sungkawa pamekasan kepada kakanda Budi Cahyono selaku guru seni dan selaku keluarga besar Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) “. Ucapnya.
Bahkan Pengurus HMI Cabang Pamekasan berharap kepada penegak hukum untuk melakukan langkah yang sesuai dan seadil-adilnya.
” Saya mewakili pengurus HMI Cabang pamekasan berharap kepada penegak hukum untuk melakukan langkah hukum seadil adilnya demi menegakkan hukum yg berdaulat”. Tegas
M. ADI PURWANTO.
Kemudian M. ADI PURWANTO selaku Kabid Partisipasi Pembangunan Daerah (PPD) HMI cabang pamekasan menambahkan akan mengawal kejadian tersebut ke ranah hukum sampai tuntas
“Pengurus Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang pamekasan segera melakukan pengawalan hukum atas tindakan pembunuhan yang sudah di lakukan murid tersebut hingga tuntas” tutupnya. (Basri/red)