Tak Berkategori  

Diduga Ada Main Mata Saat Test PPS Dan PPK, Sejumlah Aktifis Gelar Audensi Ke KPU Sampang

SAMPANG, (Transmadura.Com) –Sejumlah pemuda datangi kantor KPU sampang dan gelar audiensi. Selasa 21/112017.

Tidak lain kedatangan sejumlah pemuda yang tergabung di PERKARA (Persatuan Kaum Madura) meminta transparansi terkait hasil tes rekrutmen PPS dan PPK yang berlangsung beberapa minggu yang lalu.

Audiensi berlangsung sekitar jam 10 yang di koordinatori oleh Khusnol, disela-sela tersebut menyampaikan indikasi temuan di bawah.

Menurutnya dengan hasil temuan tersebut tidak sesuai dengan Peraturan KPU nomor 2, pasal 8 2017.

“Kami menganggap bahwa dalam peraturan tersebut di jelaskan untuk rekrutmen atau tahapan terbuka, sedangkan temuan kami di bawah terindikasi tidak melalui Per-KPU”. Ucapnya.

Sedangkan Syamsul Muarif saat menemui rekan-rekan PERKARA menyampaikan bahwa “Kami pihak KPU sudah kordinasi langsung dengan kelurahan atau kepala desa bahkan kami mengakses informasi tersebut lewat Web khusus KPU yang mudah tersebar, dan melalui sosial media lainya”. Terangnya.

Hal tersebut di tepis oleh salah satu peserta Audiensi karna pernyataan yang di sampaikan KPU terindikasi tidak sesuai prosodural.

” Meskipun pada tanggal 02 November 2017 yang lalu KPU mengeluarkan surat edaran rekrutmen susulan dan di informasikan baik, di papan informasi KPU atau lewat media online dan sosial media lainya, kami tetap mengira tidak sesuai PER_KPU, sebab informasi itu harus terbuka dengan mempublikasikan, sehingga gampang diakses oleh masyarakat, ini jelas, isi dari subtantive di aturan tersebut, kepala desa hanya berhak mengusulkan sesuai data dan dukunganya, bukan apa yang diusulkan kepala desa langsung diambil dan di terima oleh KPU, toh semisal ada bisikan mesra atau main mata dari pihak manapun”.Tegas peserta Audiensi.

Terlepas dari itu peserta audiensi menuntut dan akan melaporkan ke PANWASKAB.

“Kami menuntut hak kedaulatan masyarakat yang sudah tergadaikan agar kemudian pelaksanaan pps dan ppk di jalankan sebagai mestinya. Dan kami juga punya sampel dari beberapa temuan di bawah, maka kami akan melaporakan hal ini ke PANWASKAB. Ujarnya,” tukasnya. (Basri/red)

Exit mobile version