Wabup Meminta Panwascam Dan Panwaskab Menjaga Netralitas Dan Integritas

Sumenep, (Transmadura.com) –
Wakil bupati (Wabup) Sumenep Achmad Fauzi meminta panitia pengawas pemilu kecamatan (panwascam) (termasuk Panwaskab) untuk selalu menjaga netralitas dan integritasnya. Utamanya, dalam menghadapi pemilihan Gubernur (Pilgub) tahun 2018 mendatang.

Pernyataan itu disampaikan orang nomor dua di lingkungan pemkab Sumenep dalam pelantikan panwascam, Sabtu (4/11/2017).

Dengan begitu, sambung politisi PDI Perjuangan, profesionalisme panwascam akan terwujud. Dari ini pula kemudian panwascam dituntut mengerti dan memahami the rule game dari penyelenggara pemilu.

Pengusah muda sukses ini juga menuturkan, panwas memiliki peran strategis dalam mensukseskan jalannya pemilu, khususnya dalam waktu dekat Pilgub. Sehingga, pemilu bisa berjalan sesuai dengan aturan yang berlaku.

Dia mengungakapkan, Panwascam tidak hanya sekadar mengawasi, melainkan juga harus berperan dalam memberikan pendidikan politik kepada masyarakat, dan partai politik (parpol).

Sebab, menurutnya, disadari atau tidak pelanggaran pemilu bisa saja terjadi. Nah, disinilah dituntut profesionalisme dan netralitas panwascam hingga panwaskab.

“Saya berharap pengawas pemilu ini untuk selalu menjaga integritas, kredibilitas dan netralitas. Sebab, potensi konflik dalam pemilu sangat rentan, ” pesannya saat memberikan sambutan.

“Pada akhirnya, profesionalisme pengawas dipertaruhkan, ” ungkapnya.

“Pengawas memilikin peran penting dalam setiap pemilu, ” tuturnya.

“Setidaknya dengan adanya pendidikan politik mampu meminimalisir penyimpangan dalam pemilu, ” tuturnya.

“Selamat bekerja, ayo jadikan pemilu mendatang berkualitas, ” tukasnya. (Red)

Exit mobile version