Transmadura.com, Sumenep – Ratusan buku berisi ajaran kristiani beredar di SMPN 3 Sumenep, Madura, Jawa Timur. Buku dengan judul Book Of Hope itu dikirim sekitar akhir 2015 lalu, namun buku tersebut dikirim tanpa identitas pengirim. Buku tersebut berisi tentang ajaran dan petuah yesus.
Pengiriman itu dikirim melalui 4 kardus dengan jumlah buku 800 eksemplar. Awalnya, pihak sekolah tidak membuka kardus dengan isi kristenisasi itu. Pihak sekolah melakukan pembukaan ternyata berisi kristenisasi. ”Setelah ramai soal kristenisasi, lalu kami buka. Terkejut, ternyata isinya masalah kristenisasi. Untungnya, tidak kami buka dan tidak diberikan kepada siswa,” kata Humas SMPN 3 Sumenep Zulfikar.
Dia mengungkapkan, buku tersebut berisi tentang kelahiran yesus dan pesan-pesan yesus kepada anak didik. Dia memastikan hal tersebut merupakan upaya kristenisasi. “Jelas itu upaya kristenisasi, dan kejadian ini akan kami laporkan ke Disdik dalam waktu dekat. Sementara buku ini tetap akan dibiarkan,” tuturnya.
Zulfikar menuturkan, upaya kristenisasi ini sangat berbahaya bagi anak didik di SMPN 3 Sumenep. Makanya, pihaknya memastikan tidak akan menyebar buku tersebut. “Biarkan dulu, untuk mengembalikan buku tersebut tidak ada pengirimnya,” tukasnya. (asm/hy)