Sinergi TNI Bersama Petani Menanam Harapan dan Ketahanan Pangan

Sinergi TNI Bersama Petani Menanam Harapan dan Ketahanan Pangan

SUMENEP, (Transmadura.com)  – Di bawah terik matahari, semangat kolaboratif terpancar dari Babinsa dan petani Desa Manding Daya, Kecamatan Manding, Kabupaten Sumenep.

Serma Setyo Hari, Babinsa Koramil 0827/03 Manding, tak segan turun tangan membantu petani di sawah. Dengan tangan terampil, mereka mencabut benih padi yang siap ditanam, menandakan dimulainya siklus kehidupan baru di tanah pertanian yang subur.

Bagi Serma Setyo Hari, kegiatan ini bukan sekadar tugas, melainkan panggilan hati.

“Ini adalah kerja bakti, bukan hanya kewajiban, tapi juga wujud nyata kebersamaan dan gotong royong untuk memajukan pertanian,” ujarnya, Rabu (1/5/2024).

Di sawah milik Musleh, Petani Desa Manding Daya, penanaman padi ini tak hanya menumbuhkan harapan panen yang berlimpah, tetapi juga menanam benih ketahanan pangan bagi masa depan.

Musleh, dengan rasa syukur yang mendalam, mengapresiasi dedikasi Serma Setyo Hari.

“Setiap tetes keringat yang jatuh adalah bukti nyata Babinsa untuk kemajuan pertanian kita,” ucapnya.

Kehadiran Babinsa menjadi motivasi kuat bagi para petani untuk terus meningkatkan produksi padi.

Tak hanya untuk memenuhi kebutuhan keluarga, tetapi juga untuk mewujudkan swasembada pangan di Desa Manding Daya.

Dengan bimbingan dan dukungan Babinsa, para Petani berkomitmen untuk merawat tanaman padi mereka dengan sepenuh hati, dari awal hingga panen.

“Kami bertekad untuk menghasilkan panen yang lebih baik, tidak hanya untuk diri sendiri, tetapi juga sebagai kontribusi untuk program pemerintah dalam mencapai swasembada pangan,” ungkap Musleh.

Kisah inspiratif ini menunjukkan sinergi antara Babinsa dan petani di Manding Daya. Mereka menanam harapan dan ketahanan pangan untuk masa depan yang lebih cerah.

Exit mobile version