SUMENEP, (TransMadura.com) – Sejak pagi hari, anak-anak sekolah di Kecamatan Dungkek tampak berbaris rapi menunggu giliran menerima paket makanan bergizi. Dengan wajah ceria, mereka menyambut Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang disalurkan dari dapur SPPG Yayasan Tarbiyatus Shibyan, Desa Jadung.
Pendampingan penyaluran MBG dilaksanakan pada Selasa, 27 Januari 2026, mulai pukul 07.30 WIB hingga 10.00 WIB. Program ini menjangkau 1.976 penerima manfaat, terdiri dari 1.617 siswa, guru, serta penerima B3 di wilayah Kecamatan Dungkek, Kabupaten Sumenep.
Sejak proses awal di dapur hingga pendistribusian ke sekolah-sekolah, Babinsa Koramil 0827/17 Dungkek melakukan pendampingan untuk memastikan setiap porsi makanan tersalurkan dengan aman, tertib, dan tepat sasaran. Menu yang dibagikan terdiri dari nasi putih, telur goreng, tumis wortel dan sawi, oseng tempe, serta buah rambutan.
Babinsa Koramil 0827/17 Dungkek, Kopda Aryo, mengatakan bahwa antusiasme siswa terlihat sejak pagi hari saat penyaluran berlangsung.
“Anak-anak sudah menunggu sejak pagi. Kami memastikan mereka menerima makanan bergizi yang layak dan sesuai jumlah,” ujar Kopda Aryo.
Menurutnya, pendampingan Babinsa bertujuan menjaga kelancaran distribusi sekaligus memastikan manfaat program benar-benar dirasakan oleh siswa dan masyarakat.
“Program MBG ini sangat membantu pemenuhan gizi anak-anak. Dengan gizi yang baik, mereka bisa lebih sehat dan fokus dalam belajar,” tambahnya.
Penyaluran MBG tersebut menjangkau lebih dari 20 lembaga pendidikan dari jenjang PAUD hingga SMA/SMK, serta masyarakat penerima B3 di Desa Jadung, Romben Barat, Romben Rana, Romben Guna, dan Bicabbi.
Distribusi dilakukan selama enam hari dengan dukungan dua unit kendaraan operasional. Program Makan Bergizi Gratis menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas kesehatan dan kecerdasan generasi muda, khususnya di wilayah pedesaan Kabupaten Sumenep.











