SUMENEP, (TransMadura.com) –
Dalam kunjungan Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa, ke Kecamatan Raas, Sumenep, Madura, dalam rangka pembagian Sembako terdampak covid-19 dan Alat Perlindungan Diri (APD) ke Puskesmas.
Akan tetapi, sebelumnya tidak hanya kecamatan Raas, masuk daftar pendistribusian pembagian sembako dan APD, melainkan Kecamatan Arjasa, Kecamatan Kangayan dan Kecamatan Sapeken.
Namun, semua itu masih dalam penundaan dengan alasan ada beberapa kendala.
“Kami berharap pendistribusian bansos dan APD untuk kepulauan tidak hanya untuk kecamatan Sapeken, tapi juga kecamatan lain yang ada dikepulauan bisa juga tersentuh oleh bantuan tersebut,” kata
Karena kecamatan yang lain seperti Kecamatan Gayam , Kecamatan Nonggunong, Kecamatan Giligenting dan kec Masalembu juga sangat membutuhkan bantuan tersebut, terutama APD untuk petugas kesehatan yang selama ini berada di garda terdepan dalam memutus mata rantai penyebaran Covid19 ini,
“kami berharap agar secepatnya bantuan tersebut bisa didistribusikan kepada kecamatan di Kepulauan yang saat ini sangat berharap akan perlakuan sama dengan kecamatan yg sudah mendapatkan bantuan dari Ibu Gubernur,” kata Agus Junaidi, Ketua DPD J.P.K.P Jaringan Pengawas Kebijakan Pemerintah Kabupaten Sumenep.
Sehingga, dia meminta terhadap Gubernur jatim, ada solusi pasti terhadap nasib saudara dan orang tua sampai saat ini tidak tersentuh program pemerintah, sebab tidak mempunyai KTP.
“Kami meminta solusi kepada ibu Gubernur Jawa Timur, bagaimana dengan saudara dan orang tua kami yang ada dikepulauan tidak tersentuh bantuan sebab tidak ada KTP,” ungkapnya.
Sehingga, dia juga meminta dengan semua itu, Gubernur jatim bisa memberikan solusi dan kebijakan selagi tidak menyalahi aturan.
“Jika memang ada bantuan bansos dari ibu Gubernur untuk dialokasikan kepada mereka yg tidak mempunyai KTP dan tidak pernah tersentuh oleh program bantuan dari pemerintah,” tutupnya.
(Fero/Red)