NUSANTARA, (TransMadura.com) – Kejadian yang tidak seharusnya dilakukan oleh oknum kepolisan dengan kekerasan terhadap kader HMI yang pada hari Jum’at, (13/3/2020) di depan markas besar HMI cabang malang.
Polisi yang di kenal sebagai alat negara untuk melindungi, mengayomi, melayani sesuai amanat konstitus, namun pertanyaannya adalah sudahkah amanat konstitusi negara dilaksanakan dengan baik.
Jawaban yang pantas di jawab pada hari ini, oknum polisi yang keluar dari amanat konstitusi telah terjadi, ketika menyampaikan aspirasi masyarakat untuk kepentingan yang lebih besar, malah di jegal dengan kekerasan yang tidak seharusnya dilakukan oleh oknum kepolisan polresta kota malang.
HMI Cabang Malang tidak pernah membuat kegaduhan dalam menyampaikan demostrasi, itupun hak demokrasi kita untuk menyampaikan pendapat di muka umum yang di atur dan dijamin dalam Pasal 28 Undang-Undang Dasar 1945, tetapi kejadian tidak yang dilakukan oknum kepolisan tidak sesuai dengan konstitusi negara Indonesia,” kata Sugiantoso Kabid PTKP Korkom Unmer Malang.
Sehingga, lanjut Sugianto, Jum’at kemarin, HMI cabang malang melakukan demostrasi untuk menolak RUU Omnibus law di depan kantor DPRD kota malang, dan meminta untuk bisa ketemu langsung kepada DPRD untuk menyampaikan secara langsung, bahwa RUU Omnibus law yang di buat oleh penguasa tidak sesuai dengan kepentingan rakyat dan mengkebiri masyarakat kecil, inilah kemudian yang di suarakan HMI cabang malang, untuk di tindak lanjut oleh DPRD kota malang,
Akan tetapi, kejadian yang tidak di inginkan oleh HMI cabang malang dengan tindakan represif oknum polisi membubarkan demostrasi HMI cabang Malang dengan tindak kekersan terhadap massa aksi yang beberapa kader HMI cabang malang terluka. “kader HMI cabang malang jadi korban penganiayaan oleh oknum kepolisian Kota malang,” ungkapnya.
Pihaknya, mendesak kapolres bertangungjawab atas peristiwa tindakan Represif terhadap kader HMI Cabang malang. “Kami mendesak kapolres untuk memberikan sanksi kepada pelaku oknum aparat kepolisian yang melakukan penganiayaan terhadap Kader HMI cabang malang
“Meminta Kapolri untuk mencopot kapolresta malang kota atas kelalaian pengamanan yang terjadi pada saat aksi HMI Cabang Malang,” tukasnya.
(Red)











