SUMENEP, (TransMadura.com) –
Pekerjaan proyek pengaspalan siluman di Desa Lenteng Barat diduga asal asalan. Pasalnya, proyek tersebut, disinyalir tidak sesuai Rencana Anggaran Belanja (RAB).
Hasil pantauan Aktivis Laskar Mabes, Abd. Rahman, bahwa pekerjaaan pengaspalan di Dusun Bindung I, Desa Lenteng Barat kondisinya saat ini sudah berantakan.
“Kondisi pekerjaan itu sudah rusak parah, dugaan tidak sesuai dengan RAB. bahkan dilokasi tidak ada prasastinya, bisa saja dibilang siluman,” katanya.
Namun, Rahman menduga bahwa pekerjaan itu, adalah anggaran dana desa (dd) tahun 2019. “Saya meyakini itu pekerjaan DD 2019,” ungkapnya.
Dibuktikan, lanjutnya, saat melakukan klarifikasi ke pihak mantan Pj Kepala Desa Lenteng Barat, melempar tanggungjawab dan tidak melihat papan informasi RAPBdes di balai desa.
“Silahlan temui saja bendahara, biar jelas,” tuturnya menirukan yang dikatakan PJ.
Sementara, media ini melakukan klarifikasi ke pihak mantan Pj Kades Lenteng Barat, Ahmil, melalui telepon genggamnya, membenarkan bahwa pekerjaan pengaspalan adalah anggaran DD 2019. “Ya benar itu, langsung saja temui bendaranya,” ucapanya.
Bendahara Desa, Muhmad, saat ditanya pekerjaan dana desa di dusun bindung I yang rusak, berdalih sebab faktor alam. “Itu rusak karena faktor alam, air meluap ke jalan. Makanya aspalnya mengelupas,” dalihnya.
Dia menjelaskan, sudah melakukan koordinasi dengan pemuda dan dilakukan perbaikan. “Itu kemarin sudah diperbaiki oleh pemuda, dan rusak lagi sebab saat hujan air meluap, makanya rusak lagi,” tutupnya.
(Red)











