Festival Ketupat 2019 di Pantai Slopeng, Mengangkat Tradisi Menarik Animo Wisatawan

SUMENEP, (TransMadura.com) –
Festival ketupat rangkaian tahun kunjung Visit 2019, yang digelar Pemerintah Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, di wisata pantai Slopeng, Kecamatan Dasuk, rabu, (11/6/2019).

Acara digelar tampak Bupati Sumenep (Dr. KH. A. Busryo Karim, M.Si). Wakil Bupati Sumenep (Achmad Fauzi, SH). Dandim 0827/ Sumenep (Letkol Inf Ato Sudiatna).
Sekda Sumenep Ir. Edy Rasiyadi).
Pengadilan agama (Drs. Subhan Fauzi, SH.MH). Ketua pengadilan Sumenep (A. Bukhori) bersama seluruh pimpinan OPD Sumenep.
Camat se Kabupaten Sumenep dan 1500 undangan.

Acara tersebut dimeriahkan dengan tarian tradisional “CAC Danser” persembahan Ketoprak Lober, ditonton oleh ribuan pengunjung wisatawan lokal maupun luar.

Dalam sambutanya, Bupati Sumenep, Dr. KH. A. Busryo Karim, M.Si menyampaikan, dalam suasana idul fitri 1440 hijriyah Segenap jajaran forpimda msngucapkan selamat hari raya idul fitri, minal aidzin wal faizin. “Kami ucapakan mohon maaf lahir batin,” ucapnya.

Lanjut Busyro, ketupat diambil dari bahasa arab kaffatan, kembali pada diri kita dimana tradisi dulu sebagai penyempurnaan ibadah puasa.

“Masyarakat akan membawa ketupat untuk diantar kepada guru-guru ngaji di surau-surau,” ungkapnya.

Selain itu, Festival ketupat ini bertujuan untuk menghidupkan kembali tradisi dan juga untuk menarik kembali animo wisatawan ke wilayah Kabupaten Sumenep. “Ternyata dirasa sangat kurang, bahkan kemarin untuk penumpang pesawat dari Surabaya-Sumenep sangat menurun drastis hanya 2,” tukasnya.

Acara dibuka langsung oleh Bupati dengan pemberian hidangan ketupat urap-urap kepada warga secara simbolis dan dilanjutkan dengan ramah tamah yang diringi musik Tradisional Gamelan.

Reporter : Asm
Editor : Red

Exit mobile version