Tak Berkategori  

Wabup Sumenep Mengesahkan ISRC Sebagai Lembaga Penunjang di Sumenep

SUMENEP, (TransMadura.com) – Indonesian Study and Research Center (ISRC) gelar deklarasi dengan konsep Seminar Publik yang bertajuk “Politik Developmentalisme : Menuju Masyarakat Sumenep Sejahtera, di STIEBA (Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi KH Bahaudin Mudhary) Madura, Minggu, (10/02).

Acara yang digelar sangat meriah dan apresiasi hadirnya lembaga penelitian ISRC ini, yang digadang sebagai lembaga penelitian milenial pertama di Sumenep yang diberikan oleh Wakil Bupati Sumenep, Achmad Fauzi, S.H dan seluruh jajaran pemerintah Sumenep.

Achmad Fauzi yang hadir sebagai keynotespeaker sekaligus mengesahkan ISRC sebagai lembaga penunjang di Sumenep dengan simbol pemotongan tumpeng, menyampaikan bahwa sangat apresiatif dengan hadirnya ISRC di tengah-tengah masyarakat Sumenep, apalagi ISRC di gawangi oleh anak-anak muda yang potensial dan pemberani.

“Saya sangat senang dengan hadirnya Lembaga Riset ISRC, selain penggagasnya adalah anak-anak muda pemberani, juga karena sesuai dengan undang-Undang Republik Indonesia nomer 18 tahun 2002 tentang lembaga penelitian” kata Fauzi.

Shohibul Umam dalam sambutannya menyampaikan, dengan hadirnya ISRC di tengah-tengah masyarakat Sumenep bisa menjadi puzzle yang menyempurnakan kerja-kerja politik pemerintah dan badan-badan yang memiliki otoritas lainnya untuk pembangunan masyarakat.

“ISRC akan menjadi wahana untuk memantikkan dialektika masyarakat untuk menggali inovasi dan memproduksi ilmu pengetahuan yang berbasis data dengan bersinergi dengan lembaga-lembaga khususnya kampus sebagai ruang yang paling dialektis” kata Umam selaku direktur ISRC

Dia menyampaikan, Sebagaimana lembaga  riset pada umumnya, Indonesian Research Center (ISRC) merupakan satu lembaga yang bergerak di wilayah penelitian dan survei di dalam semua sector, baik dalam sosial, ekonomi, pendidikan, budaya, analisis dan strategi kebijakan.

“Pembangunan kesejahteraan masyarakat di Sumenep tidak hanya terkait pada hal-hal yang berbentuk infrastruktur, akan tetapi kesejahteraan politik, ekonomi dan sosial harus dirasakan oleh masyarakat” lanjut Umam

Drs. H. A. Hosaini Adhim, M.Si sebagai pembicara pada acara Deklarasi dan Seminar Publik ISRC, menyampaikan, bahwa Sumenep perlu anak-anak muda yang sadar akan pembangunan.

Tidak dipungkiri, perkembangan zaman dengan semangat modernisasi dan industrialisasi perlu adanya penyeimbangan di bidang pembangunan (masyarakat) agar Sumenep bisa bersaing dengan wilayah-wilayah lainnya.

“Saya senang dengan adanya ISRC dapat membantu proses dan dinamika pembangunan sekaligus menuntaskan kemiskinan di daerah Sumenep khususnya” ungkap Hosaini selaku Anggota DPRD Sumenep.

Eksistensi Indonesian Study and Research Center (ISRC) menjadi sangat penting karena, kamajuan teknologi informasi yang demikian pesat sangat berpengaruh terhadap perkembangan persaingan ketat di dalam semua sektor, terlebih dengan semakin massifnya industrialisasi dan globalisasi memberikan fibrasi yang sangat kuat ke dalam jantung masyarakat, khususnya yang berada di pedesaan.

“Semoga ISRC ini menjadi wadah untuk menyadarkan masyarakat sumenep atas kerja politik developmentalisme yang hanya dijadikan sebagai komoditas politik oleh elit politik” pungkas As’adi Direktur II STIEBA Madura. (Hin/Red)

Exit mobile version