Babinsa Memotivasi Percepatan Pertumbuhan Padi Dengan Bantu Pemupukan

SUMENEP, (TransMadura.com) – Seorang Babinsa memang menjadi motivasi, menjadi pelopor dalam setiap kegiatan masyarakat, khususnya masyarakat di wilayah binaannya.

Sebut saja Serka Miriyanto, Babinsa dari Desa Geddungan, Koramil 0827/01 Kota, terjun langsung kesawah dalam melaksanakan pendampingan pemupukan tanaman padi, di areal sawah milik Bpk. Moh. Gani Desa Geddungan Kecamatan Batuan Kabupaten Sumenep. Senin (4-2-2019).

Tujuan pemupukan ini untuk memberikan kesuburan tanaman padi, sebagai langkah proaktif dalam menanggulangi serangan hama pada tanaman padi. Dihimbau para petani agar melakukan pemupukan secara serentak, supaya penanggulangan hama padi berjalan efektif.

Keikutsertaan Babinsa merupakan upaya khusus utk mensukseskan program swasembada pangan yang akan terus dilakukan di wilayah Kabupaten Sumenep. Selain itu kebersamaan Babinsa dalam membantu petani merupakan wujud kemanunggalan TNI dengan masyarakat.

Danramil 0827/01 Kota Kapten Inf Sarkun mengungkapkan, Budidaya padi sawah menjadi kegiatan rutin masyarakat yang tinggal di daerah pedesaan khususnya mereka yang tinggal didataran rendah.

Seperti halnya masyarakat daerah kami tinggal yang sebagian besar bermata pencaharian sebagai petani padi. Bagi para petani padi, khususnya petani padi sawah tentu sudah tidak asing lagi dengan proses pemupukan padi.

Rata-rata mereka sudah paham bagaimana cara memupuk tanaman padi yang benar, berapa dosis pemupukan tanaman padi yang tepat, dan kapan jadwal pemupukan padi sawah yang tepat untuk dilakukan.

Meskipun demikian, banyak juga para petani padi yang belum begitu paham mengenai jadwal pemupukan tanaman padi sawah ini. Karena jika pemupukan tidak sesuai dengan aturan yang benar, maka tentu saja hal itu kurang baik untuk pertumbuhan padi.

“Jadwal pemupukan padi sawah ini memang harus diperhatikan oleh para petani padi agar nantinya pertumbuhan padi dapat berjalan dengan normal dan sesuai dengan apa yang diharapkan. Pemupukan padi ini biasanya dilakukan beberapa tahap, dari mulai padi berumur 1 minggu sampai dengan padi siap untuk panen,” kata Kapten Inf Sarkun. (Sudi/Red)

Exit mobile version