SUMENEP, (TransMadura.com) – Pekerjaan bantuan korban gempa Pulau Sapudi sudah hampir final. pasalnya, bantuan untuk rumah masyarakat yang rusak dari Pemerintah Provinsi Jatim sebanyak 691 rumah dari jumlah 1040 rumah.
Hal ini disampaikan Komandan Kodim (Dandim) 0827 Sumenep, Letkol Inf. Ato Sudiatna, bantuan untuk korban bencana gempa pulau sapudi dari pemerintah provinsi jatim yang dialokasikan sebanyak 691 rumah dengan 35 fasilitas umum.
“Perintah Pangdam V brawijaya dan sudah dilaporkan kegiatan sudah selesai 100 persen pada tanggal 27 desember 2018 kemarin,” katanya kamis, (24/1/2019) saat ditemui diruang kerjanya bersama sejumlah media.
Namun demikian, kata Sudiatna, sesuai dilapangan masyarakat yang berdampak tersebut, laporan yang masuk ke posko sebanyak 1040 unit rumah yang rusak. sehingga tidak semua terdukung bantuan dari pemprov jatim.
Sehingga, pihaknya mengelola bantuan terdampak diluar yang dapat batuan dari provinsi tersebut dan sampai saat ini anggota TNI kodim 0827 sumenep tetap mengerjakan ada 8 rumah masyarakat sampai ambruk yang betul betul korban gempa. ” itu memang benar-benar korban gempa, karena posisinya terpisah di daerah pesisir, jadi waktu itu dalam 2 hari anggota tidak tersisir semua,” ungkapnya.
Dandim menjelaskan, dalam minggu ini sedang penyusunan laporan ke Pangdam v brawijaya hasil pekerjaan batuan dari Pemprov. ” Laporan pekerjaan ini nantinya, semua bantuan dari Pemprov maupun juga dari luar pemprov,” tandasnya. (Asm/Red)











