Tak Berkategori  

Pembangunan Jalan Paving Pasar Anom Dikeluhkan Pedagang, Kadisperindag Bungkam

SUMENEP, (TransMadura.com) –
Pekerjaan proyek pemasangan paving di pasar anom Sumenep, Madura, Jawa Timur, dikeluhkan pedagang. Pasalnya, pembangunan jalan tersebut bertujuan untuk mempelancar para pengunjung pasar, malah sebaliknya genangan air didepan toko bikin pedagang geram.

“Kami dirugikan dengan adanya pembangunan paving yang terjadi genangan. genangan air sangat mengganggu, pembeli enggan sebab genangan, ini merugikan para pedagang yang jualan dilokasi itu, saya kira pekerjaan sudah tidak benar, bukan bikin nyaman, malah tambah menyengsarakan pedagang,” kata H Samsul salah satu Pedagang sayur pasar anom.

lanjut H Samsul, saat pekerjaan berlangsung sudah diingatkan, bahwa timbunan kurang tinggi lebih tinggi selatan dan air akan mengalir ke utara, menggenangi jalan didepan para pedagang, namun hal itu tidak diindahkan.

“Malah dia ngotot bahwa sudah ditimbang, nyatanya kalau seperti ini terjadi genangan berhari hari, apalagi tidak ada saluran air. kami juga yang rugi,” ungkapnya.

bahkan, katanya, sudah melakukan upaya mengadu kepihak kepala pasar, namun ketika di surve jawabannya normatif. “Ya itu sudah sesui spek,” ungkapnya menirukan kata kepala pasar.

Ia bergarap kepada pihak indtansi terkait untuk melakukan surve ulang. “kalau ini diindahkan, kami para pedagang akan melakukan aksi turun jalan,” tukasnya.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sumenep, Syaiful Bahri, enggan berkomentar saat mau dikonfirmasi melalui via telepon selulernya, rabu (28/11/2018) “Siapa ya,” katanya singkat langsung matikan Hp, bahkan dihubungi kembali HP dinonaktifkan. (Asm/Red)

Exit mobile version