SUMENEP, (TransMadura.com) – Kapten Inf Untung Teguh Santoso, hadir pada kegiatan pengajian umum dalam rangka peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, yang diselenggarakan oleh Muslimat NU Ganding dan takmir Masjid Baiturrahman bertempat di Desa Gadu Barat Kecamatan Ganding Kabupaten Sumenep. Madura-Jawa Timur.
Dalam acara tersebut dimulai pada pukul 14.00 sampai dengan pukul 17.00 WIB. Selaku ketua panitia pelaksanaan yaitu Nyai. Maisaroh. Estimasi jumlah tamu undangan lebih kurang 1.200 Jamaah baik laki-laki maupun Perempuan. Sebagai penceramah agama atau pengisi tausiyah olehib Abdul Qodir bin Zaid Ba’abud dari Karaksan Probolinggo. Selasa, (27/11/2018).
Adapun yang hadir diantaranya, Bupati Sumenep KH. Dr. Abuya Busyro Karim, Msi., Danramil 0827/08 Ganding Kapten Inf. Untung Teguh Santoso, Bhabimkamtibmas Desa Gadu Barat Aiptu. H. Seniman, Habib Abdul Qodir bin Zaid Ba’abud (penceramah agama) dari Karaksan Probolinggo, H. Muhammad Hasan Abdul, Para Toga dan Tomas se-Kecamatan Ganding dan Para undangan Muslimat dan Fatayat NU Ganding.
Susunan acara diawali dengan pembukaan dengan membaca suratul fatihah yang dipimpin oleh K. Fathol Mu’in dialnjutkan pembacaan ayat suci Al-Quran oleh Nyai. Masyarul Musarrofah pengurus Nahdhatul Ulama Ganding dan pembacaan shalawat nabi.
Menginjak pada Sambutan oleh Panitia pelaksana yang disampaikan oleh takmir Masjid Baitrrahman yaitu Bapak K. Qusyairi Zaini yang intinya; mengucapkan banyak trima kasih kepada para undangan yang telah berkenan hadir pada acara Maulid Nabi Muhammad SAW.
Salam takdim kepada Habib Abdul Qadir Bin Zaid Ba’abud atas keikhlasannya dalam memberikan tausiya pada nantinya. Semoga dengan dilaksanakan acara ini kita semua mendapatkan safaat dari junjungan kita baginda Nabi Muhammad SAW di kelak hari kiamat, “ungkap K. Fathol Mu’in dalam memberikan sambutan”.
“Tidak lupa saya ucapkan juga banyak trima kasih kepada para donator, sehingga pelaksanaan peringatan maulid Nabi ini dapat terlaksana dengan baik,” pungkasnya.
Ceramah agama yang disampaikan oleh Habib Abdul Qodir bin Zaid Ba’abud (dari Karaksan Probolinggo). Inti dalam tausiyahnya; orang hidup didunia harus memiliki pegangan hidup agar hidupnya aman dan tentram.
Diantaranya kita harus mempunyai “Agama”. Agama ada tiga pengertian yaitu; Ibadah, ketaatan dan pembalasan.
“Orang hidup didunia harua memiliki pegangan hidup agar hidupnya aman dan tentram maka kita harus mempunyai *”uang”*, dengan tujuannya untuk bekal kita diakhirat nanti,” terangnya.
Orang hidup didunia harus memiliki pegangan hidup agar hidupnya aman dan tentram adalah harus mempunyai *”Sifat malu”*, untuk melakukan perbuatan maksiat sehingga kelak di hari kiamat akan dapat dipertanggung jawabkan.
Orang hidup didunia harus memiliki pegangan hidup agar hidupnya aman dan tentram adalah harus mempunyai *”Akhlaq yang baik”*, yaitu dapat menjaga diri sendiri agar tidak menyakiti orang lain dan sabar meskipun disakiti oleh orang lain.
Orang hidup didunia hrs memiliki pegangan hidup agar hidupnya aman dan tentram adalah harus mempunyai *”suka bersedekah”*. Dipenghujung acara ditutup dengan pembacaan do’a yang dipimpin langsung oleh Habib Abdul Qodir bin Zaid Ba’abud. Dalam pelaksanaan kegiatan tersebut juga dilaksanakan pengamanan oleh 3 orang personil dari Polsek Ganding dan 4 personil Koramil 0827/08 Ganding, dan berjalan dengan situasi aman dan lancar. (Ratman/Red)











