SUMENEP, (TransMadura.com) –
Infentaris Armada mobil truk pengangkut sampah milik Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sumenep, Madura, Jawa Timur, terkesan dibiarkan kepanasan begitu saja ditempat ruang terbuka dapat respon. Namun hal itu, DLH menyatakan sudah ada anggaran untuk pembangunan garasi sebesar Rp1,2 miliar.
Sementara, armada pengangkut sampah selama ini, dibiarkan kepanasan dan kehujanan, terkesan tidak ada perhatian sama sekali dari pihak pemkab setempat untuk dibuatkan garasi.
“Kami sudah mengusulkan anggaran Rp 1,2 miliar di APBD 2019. “Kami sudah kordinasi dengan Bappeda dan DPRD untuk anggaran pembangunan garasi sebesar Rp 1,2 miliar,” kata Kabid Pengelolaan Sampah dam Limbah B3 DLH, Agus Salam.
Menurut Agus, anggaran tersebut akan diperuntukkan untuk bangunan garasi, bor dan landasan cuci mobil. Sehingga, keberadaan armada sudah bisa terurus dengan baik. “Insya sudah ada bangunan di 2019 mendatang. Doakan saja, ” ungkapnya didampingi sekretaris DLH.
Untuk lokasi, katanya akan ditempatkan di lokasi saat ini, yakni di Desa Kebonagung barat kantor KPU. Namun, sampai detik ini pihaknya masih menunggu rekomendasi dari bupati Sumenep. “Kami masih menunggun rekomendasi. Lokasi yang ada sebelah selatan di KPU Sumenep itu,” tuturnya. (Asm/Red)