PAMEKASAN, (TransMadura.com) – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, masih mengfungsikan Kordinator parkir di kabupaten. Alasannya takut Kebocoran dan tidak mencapai dana Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Hal itu diungkapkan oleh Kepala Dishub Pamekasan, Ajib Abdullah, bahwa sudah mencoba untuk melakukan pergantian kordinator parkir. Namun, masih ada kendala. Yakni, target PAD takut tidak mencapai target.
“Saya kan ditarget untuk mengurangi kebocoran, dan ada langkah_langkah yang harus saya lalui yang pensiun masih saya tugaskan karena saya sudah mencoba ke yang lain, tapi kebocoran itu tetap ada,” Katanya Kamis (15/11/2018).
Dijelaskan, dari itu untuk mengurangi kebocoran target PAD tidak tercapai, tapi tetap mempertahankan kordinator yang lama nanti bisa tercapai.
“Jika target PAD nya tidak tercapai nanti saya lagi yang di disalahkan dan dilakukan demo kembali,” tambahnya.
Ajib menambahkan, jika target itu nanti lihat jika dianggap cukup PAD, maka akan di lakukan pergantian.
“PAD setiap tahunnya hampir 4 Milyar setiap tahun,” Pungkasnya. (Mam/Red)