PAMEKASAN, (TransMadura.com) – Salah satu oknum pegawai Dinas Tenaga Kerja (Dinaker) Pamekasan, Jawa Timut, diguga lakukan pungli terhadap salah warga yang hendak mau melamar pekerjaan, yang menuai ancaman dari beberapa aktivis dan mahasiswa. Pasalnya, sudah bisa di katakan penipuan, dan pemungutan liar (pungli).05/10/2018.
Seperti yang di alami inisial M, dirinya merasa tertipu dengan salah satu oknom pegawai Disnaker yang berinisial Y, sebab sampai detik ini tidak ada kejelasan terkait lamaran pekerjaan tersebut.
“Saya merasa ditipu dengan adanya ketidak jelasan dari janji semula, bahwa saya bisa jadi tenaga sukwan disalah satu instansi kabupaten pamekasan, jika membayar uang sebesar 10juta tapi karena saya belum ada uang, saya memberi DP 5jt sesuai permintaan Y untuk digunakan biaya ini itu”. Kata M.
Iklal selaku ketua formasi mengecam akan melaporkan kejadian tersebut.
“Kami akan melakukan pelaporan, jika memang kejadian ini tidak menemukan kepastian, sementara uang yang sudah masuk 5 juta sebagai DP mulai bulan maret sampek sekarag tidak ada pemanggilan dari salah satu instansi yang dijanjikan oleh oknom pegawai yang ber-inisial Y itu, sehingga yang bersangkutan merasa tertipu”. Menurut iklal selaku ketua Formasi.
Sedangkan oknom yang ber-inisial Y menjanjikan hari senin lusa akan memastikan dari hal tersebut.
” Iya ketemu hari senin”. Ungakapnya, dalam Percakapan Via telepon seluler yang direkam iklal.
Sementara, pihak kepala Disnaker sampai berita diturunkan, belum bisa menanggapi. (Basri/Red)