SUMENEP, (TransMadura.com) – Musyawarah Desa Perubahan APBDes 2018 dan RKPDes 2019 Desa Sendir berlangsung di balai Desa Sendir Kecamatan Lenteng Kabupaten Sumenep. Madura-Jawa Timur. Kamis, (20/9/2018).
Kegiatan tersebut di mulai pukul 10.00 sampai dengan 11.40 WIB dengan di dihadiri kurang hadir 48 orang tamu undangan. Hadir dalam acara tersebut diantaranya Forpimka Lenteng, Pendamping dari Kabupaten dan Desa, Kades dan Perangkat Desa Meddelan, BPD Desa Sendir, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat dan Tokoh Pemuda.
Pada pelaksanaannya, sebagai informasi dari Babinsa Meddelan Serda Dedy Wahyudi anggota Koramil 0827/05 Lenteng untuk susunan kegiatan diawali dengan pembukaan dilanjutkan beberapa sambutan dan Musdes tahun 2019 serta menampung usulan-usulan atau inspirasi dari Masyarakat Desa Sedir Kecamatan Lenteng.
Inti sambutan Camat Lenteng yaitu Bapak H.Joko Satrio, Msi) yaitu; ucapan permohonan maaf atas keterlambatan rombongan yang mana masih ada kegiatan Peduli Anak Yatim dalam rangka memperingati 10 Muharram 1440 H.
Pelaksanaan cek fisik dan administratif, dokumentasi RPJMDes saya harapkan dicek lagi dengan nyata dilapangan baik yang sudah atau yang belum dilaksanakan, untuk rencana yang belum bisa dilaksanakan pada tahun 2019, “tegas Camat Lenteng”.
“Disamping menunggu dana, untuk ada kewajiban perubahan APBDes tentang pendaftaran BPJS Kesehatan, BPJS tenaga kerja perangkat desa. Ada perubahan dan penggeseran anggaran untuk dianggarkan pembayaran BPJS perangkat desa,” tutup Camat Dalam mengakhiri sambutannya.
Harapan serta penyampian dari Kapolsek Lenteng, apa yang sudah menjadi kesepakatan dalam musyawarah berkaitan pogram-program yang direncanakan tahun ini agar diprioritaskan serta ditingkatkan guna memenuhi kebutuhan masyarakat desa.
“Apabila masyarakat bekerja agar tidak meninggalkan kendaraannya terlalu jauh demi keamanan dan pada saat dilapangan ada kendala maupun permasalahan dilapangan adakan koordinasi, komunikasi dengan pihak terkait sehingga kami dapat memfasilitasi guna mendapatkan solusi atau jalan keluar yang baik,” terang Kapolsek Lenteng.
Ciptakan suasana dan kondisi yang kondusif dimana ketenangan dan keamanan menjadi prioritas utama dalam Kamtibmas, “sambungnya”.
Sambutan Komandan Koramil 0827/05 Lenteng yang diwakili oleh Babinsa Meddelan Serda Dedy Wahyudi yaitu, menyampaikan permohonan maaf atas ketidak hadiran Danramil Lenteng yang mana ada kegiatan lain yang tidak bisa diwakilkan.
Menurut Babinsa, musdes ini adalah usulan dari masyarakat kepada desa. Perlu kita ketahui bersama bahwa Desa Sendir mayoritas lahan pertanian (sawah) adapun yang mendukung fasilitas penyokong percepatan tanam yang wajib didahulukan.
Tugas pokok TNI dalam hal ini Babinsa diwilayah desa binaan, yaitu membantu kepala desa dalam hal pemerintahan desa. Apalagi Desa Sendir ini masuk dalam kategori rawan bencana, bersama Babinsa mari upayakan sarana prasarana penanggulangan bencana untuk dipersiapkan.
Harapan saya sebagai Babinsa, mudah-mudahan masyarakat terutama di bidang pertanian (Dam dan saluran irigasi sawah) dapat segera terealisasi tahap pembangunannya sehingga dapat digunakan serta dapat dinikmati terutama bagi para petani umumnya bermanfaat untuk masyarakat Desa Sendir, “pungkas Babinsa”.
Dari kesimpulan yang disampaikan Serda Dedy Wahyudi Babinsa Desa Meddelan kepada awak media Pendim berkaitan dengan Musyawarah Desa Perubahan APBDes 2018 dan RKPDes 2019 Desa Sendir didapat usulan dari masyarakat untuk anggaran tahun 2019 diantaranya yang perlu dibangun atau dibenahi antaralain dari; Dari Sendir Timur pelaksanaan pembangunan jembatan bugem dan paving. Dari Sendir Barat pembangunan jaringan irigasi tersier
jalan usaha tani dan Dari Perwakilan Ibu Hamil diharapkan pihak Desa bisa atau mampu menyiapkan bidan desa yang ditempatkan dipolindes. (Man/Red)