SUMENEP, (TransMadura.com) – Guna untuk menumbuhkan sikap peduli, rasa hormat serta rasa Nasionalisme Ketua Persit KCK Cabang XLVI Koorcabrem 084/BJ PD V/BRW Ny. Imelyda Sudiatna bersama Ketua Ranting jajaran serta Ibu-ibu pengurus turut serta melaksakan Ziarah ke TMP (Taman Makam Pahlawan) “Joko Tole” di Jl. Pahlawan Desa Pandian Kecamatan Kota Kabupaten Sumenep. Madura-Jawa Timur.
Pelaksanaan Ziarah di Taman Makam Pahlawan Joko Tole Sumenep tersebut dimulai pada pukul 07.00 sampai dengan selesai. Tujuan diadakannya kegiatan Ziarah tersebut dalam rangka memperingati HUT Korem 084/BJ Ke- 52 yang jatuh pada tanggal 2 Agustus 2018 beberapa hari lagi. Selasa, (31/7/2018).
Sebagai informasi, dalam kegiatan Ziarah ke Taman Makam Pahlawan (TMP) pada HUT Korem 084/BJ dengan mengambil tema “Dengan Semangat Sapta Marga, Sumpah Prajurit Dan 8 Wajib TNI Korem 084/BJ Bertekad Meningkatkan Profesionalisme Prajurit Dan Kemanunggalan TNI-Rakyat Yang Dilandasi Dengan Keimanan Dan Ketaqwaan Kepada Tuhan YME”.
Rangkaian prosesi upacara penghormatan kepada para Pahlawan yang telah gugur juga dilakukan yang mana dipimpin langsung oleh Komandan Kodim (Dandim) 0827 Letkol Inf. Ato Sudiatna. Selanjutnya dilaksanakan peletakan karangan bunga oleh Dandim ditugu makam para Pahlawan “Joko Tole Sumenep” dan dilanjutkan dengan tabur bunga yang dilakukan oleh seluruh Ibu-ibu Persit KCK Cabang XLVI dan anggota Kodim 0827 Sumenep.
Pada saat dikonfirmasi awak media Pendim selesai pelaksanaan Ziarah Ny. Imelyda Sudiatna selaku Ketua Persit KCK Cabang XLVI menyampikan bahwa, “Kegiatan ini kita laksanakan disamping memperingati HUT Korem 084/BJ yang Ke- 52 juga sebagai bentuk penghormatan kita yaitu seluruh anggota Persit KCK Cabang XLVI kepada arwah para Pahlawan Kusuma bangsa yang telah gugur serta rela berkorban demi membela perjuangan Bangsa dan Negara Indonesia.
Selain itu, harapan saya sebagai Ketua Persit khususunya kepada Ibu-ibu anggota Persit Kodim 0827 Sumenep agar dapat mengenang serta merenungkan setiap titik darah perjuangan para pahlawan yang mana hingga sampai saat ini kemerdekaan tersebut masih dapat kita rasakan, “pungkas Ny. Imelyda Sudiatna. (Mam/Red)