SUMENEP, (TransMadura.com) – Menjelang perayaan hari kemerdekaan RI tahun 2018, sejumlah pedagang musiman mulai memadati Kota Sumenep, Madura, Jawa Timur. HUT RI diperingati pada 17 Agustus setiap tahun.
Sejumlah pedagang memasarkan pernak pernik kemerdekaan, mulai dari bendera merah putih hingga aksesoris yang bernuansakan bendera dan lambang negara RI dipajang.
Mereka memilih memanjangkan pernak pernik itu dipinggir trotoar, meski begitu pedagang tampak sopan. Sehingga keberadaannya tidak mengganggu pejalan kaki dan juga pengguna jalan raya. Seperti yang tampak di Jalan Trunojoyo Sumenep.
Menariknya, antar pedagang tetap akur dan tidak saling cemooh meski lokasinya berdekatan dan berasal dari daerah yang berbeda. Ada yang dari pulau madura sebagian lain berasal dari Jawa Barat.
Lina (39) salah satu pedagang pernak pernik kemerdekaan itu mengaku sudah lama berjualan di Sumenep. Dirinya mengaku datang ke Kota Sumekar ini dari Kota Bandung, Jawa Barat setiap menjelang HUT RI.
“Saya, satu tahun sekali jualan dan terhitung sudah sepuluh kali, hanya saat perayaan Agustusan saja. Sedangkan, saya mulai awal/pertengahan bulan Juli setiap tahunnya datang ke Kabupaten Sumenep ini,” katanya.
Ibu dua anak ini mengaku datang ke Sumenep tidak hanya seorang diri, melainkan bersama keluarga dan temannya yang sama-sama menjual pernak-pernik kemerdakaan.
“Ada 12 orang teman kami yang julan dari bandung. Sebagian ada jualan di Sumenep sebagian di Pamekasan,” jelasnya.
Harga yang ditawarkan juga bervariasi, untuk bendera paling kecil Rp 10 ribu dan yang paling besar sampai Rp 50 ribu.
“Sedangkan umbul-umbul dipatok dari harga Rp 10 ribu hingga yang paling besar seharga Rp 250 ribu,” tegasnya. (Red)