PAMEKASAN, (TransMadura.com) -Lima Calon Jamaah Haji (CJH) Pamekasan, Madura, Jawa Timur, terancam gagal berangkat tahun ini. Penyebabnya, lima CJH tersebut terindikasi sakit dan hamil. Senin (02/07/2018).
”Pemberangkatan mereka terancam ditunda. Kalau hamil dan memiliki penyakit tertentu dilarang berangkat,” kata Kasi Haji dan Umrah Kemenag Pamekasan Afandi.
Lima CJH tersebut berasal dari Kecamatan Kota, Pademawu, dan Batumarmar. Namun kepastian mengenai nasib lima CJH tersebut masih menunggu perkembangan selanjutnya.
”Saya berharap yang sakit segera sembuh dan yang hamil menunggu keputusan dari Dinas Kesehatan Pamekasan,” ucapnya
Dia menjelaskan, CJH asal Pamekasan berjumlah 886 orang. Mereka tergabung dalam kloter 12 dan 13. Berdasarkan jadwal, mereka akan berangkat ke Tanah Suci Makkah pada 20 Juli 2018.
”Mereka akan dilepas Pj bupati Pamekasan pada 9 Juli 2018. Lebih awal dari jadwal yang sebelumnya direncanakan 11 Juli,” pungkasnya. (Imam/Red)