Tak Berkategori  

Diduga Masih Banyak Masyarakat Enggan Memilih di Pilbub Pamekasan 2018

PAMEKASAN, (TransMadura.com) -Prediksi masih banyak muncul masyarakat enggan berpartisipasi memilih dalam Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) mendatang. Senin (11/06/2018)

Salah satu penyebab rendahnya partisipasi pemilih, karena masih banyak masyarakat yang kurang memahami pola memilih yang sehat. Hal itu diungkapkan oleh Direktur Political Literacy Institute (PLI) Melki Amirus Shaleh

“Masyarakat cukup penting belajar menelaah calon pemimpin pilihannya, bukan karena kepentingannya. Disinilah
kita belajar menjadi pemilih kritis, bukan pragmatis,” ucap Amirus

Dia menjelaskan, pemilih kritis lebih mengkaji pasangan calon pemimpin dari banyak aspek dan sudut pandang
penilaian.

Menurutnya, politik uang lahir bukan karena pelaku petaruh, melainkan karena irasionalisasi masyarakat.

“Kalau ukurannya ditimbal balik dengan kepentingan, berarti tidak mandiri dalam menyikapi pemilihan nanti. Itulah pentingnya, kita yang paham ini sudah selayaknya mengkritisi perilaku pemilih,” tukas dia

Perilaku pemilih yang dimaksud, adalah masyarakat yang sudah memiliki hak memilih. Itulah pentingnya pendidi-
kan politik ini hanya bisa dicerna sebagian masyarakat. (Imam/Red)

Exit mobile version