NUSANTARA, (TransMadura.com) –
Wakil Bupati Achmad Fauzi bersama Kadisbudparpora Sumenep, Madura, Jawa Timur, mengahdiri Rapat Koordinasi Nasional Kepariwisataan (Rakornas) ke- I tahun 2018 di Bali – Nusa Dua Convention Center kawasan terpadu IDTC NW/1 Nusa dua Bandung – Bali.
Acara yang digelar oleh Kementerian Pariwisata RI dengan tema “Destinasi Digital dan Nomadic Tourism” dilaksanakan selama dua hari dari tanggal kamis 22 – 23/ 03/2018 yang dihadiri 34 Bupati/ Walikota dan 29 Dinas Pariwisata yang ada di indonesia.
Namun,perlu apresiasi kabupaten sumenep, dari 29 Dinas Pariwisata mewakili Jawa Timur hanya dua kabupaten diantaranya Kabupaten Sumenep dan Kabupaten Banyuwangi.
Dari acara Rakornas Ke- I 2018 ” Distinasi Digital dan Nomadic
Tourism” target yang akan dicapai terbentuknya 100 pasar digital di 34 Provinsi, 10 Nomadic Tourism, salah satu upaya pencapaian 20 juta wisatawan mancanegara dan 275 wisatawan nusantara di tahun 2019.
Wakil Bupati Sumenep Achmad Fauzi menyampaikan, acara seperti ini, adalah kunci kesuksesan pengembangan destinasi wisata sumenep adalah 3A, yaitu atraksi, aksesibilitas, dan amenitas.
“Ini adalah kunci kesuksesan pengembangan destinasi wisata, khususnya kabupaten sumenep” katanya, Jum’at (23/03/2018).
Namun menurut orang nomor dua dilingkungan Kabupaten Sumenep ini, untuk melengkapi tiga komponen ini bukanlah pekerjaan yang gampang, akan tetapi Ambil contoh Gili Iyang Dari sisi atraksi, tidak dapat diragukan lagi dan bisa dikategorikan sebagai destinasi Wisata Kelas Dunia, dengan gelar Pulau Oksigen sebagai Satu-satunya yang ada di indoesia, dan sebagai wisata kesehatan.
Namum hal itu juga, Dari sisi aksesibilitas melihat Progress-nya dengan adanya Bandara Trunojoyo yang telah ada penerbangan komersial.” Namun, kalau kita bicara mengenai amenitas seperti hotel Bintang 3 , Resort, atau Cafe, kita masih berproses,” ungkapnya.
Fauzi menambahkan, dengan Solusinya adalah Digital Destintion and Nomadic Tourism Agar Pengembangan Wisata kita lebih Cepat. Namun juga bersyukur dengan acara ini bahwa keseriusan sumenep dalam destinasi wisata dapat perhatian kementerian.
“Kami bersyukur di undang oleh Kementrian , hanya dua dari Jawa Timur , ini menunjukkan bahwa keseriusan kita sudah diperhatikan dengan kementrian,” Tandasnya.
Reporter : Asm
Editor : Red











