SUMENEP, (TransMadura.com) –
Kedua negara yang Konflik Palestina dan Israel supaya tidak terus berkelanjutan bisa diakhiri. Hal itu seruan dari Wakil Bupati Sumenep, Achmad Fauzi agar ada perdamaian kedua negara tersebut.
Wabup menyampaian pernyataan, pada saat menghadiri Konser Kemanusian Sumenep for Palestina, di GOR A. Yani, Panglegur, Sabtu (17/3/2018).
“Konflik Palestina – Israel menjadi perhatian warga Sumenep karena dianggap sebagai masalah kemanusian, dan menjadi perhatian dunia,” kata Achmad Fauzi.
Politisi PDI Perjuangan Achmad Fauzi menjelaskan, kegiatan Konser Kemanusian untuk Palestina patut diapresiasi. Sebab, itu bentuk rasa kemanusian yang cukup tinggi bagi warga Palestina. “Palestina saat ini menjadi perhatian dunia, saudara kita disakiti, maka kita ikut sakit. Ini langkah yang tepat, ” ungkapnya.
Menurutnya, ini juga bagian dari rasa solidaritas kepada sesama, apalagi sudah dikemas menjadi kegiatan yang spektakuler ini. “Ini solidaritas kita bagi palestina yang sedang tertindas. Semoga bwrmanfaat, ” jelasnya.
Yang terpenting, terang dia, Palestina terbebas dari tekanan dan jajahan Israel. Kebebasan Palestina menjadi harga mati yang harua digalakkan. “Kebebasan dan Kemerdekaan Palestina menjadi penting diperjuangkan, ” tuturnya.
Intinya, menurut suami Nia Kurnia ini, harus ada perdamaian antara kedua negara yang sudah satu abad lebih berseturu, dan harua diakhiri. “Masalah di Palestina bukan masalah konflik, tapi kemanusiaan. Ayo galakkan perdamaian, “ujarnya.
Konser Kemanusian itu menghadirkan Melly Goeslaw dan Hedi Yunus.
Reporter : Asm
Editor : Red