Tak Berkategori  

Kantor Polsek Rubaru Dikepung Ratusan Warga : Ini Alasannya

SUMENEP, (TransMadura.com) – Kantor Kepolisian Sektort (Polsek) Rubaru, Sumenep, Madura, Jawa Timur, dikepung Ratusan warga Desa Pakondang, Kecamatan Rubaru, Sumenep lantaran aksi penjambretan kalung emas anak balita Fadilatul Magfiroh (2) dirumahnya sendiri.

Dari sumber ibu korban Nur Aini mengatakan, awal peristiwa terjadi, pelaku menanyakan alamat salah satu desa. Namun ibu korban tidak tau dengan yang dimaksud korban.

“Karena tidak tau alamat desa yang maksud, saya mau bertanya kepada orang tua, kebetulan rumahnya berdekatan,” katanya.

Menurutnya, setelah menanyakan alamt tersebut, ibu korban melihat pelaku berada didalam rumahnya, sehingga dirinya mendekati pelaku dan melihat anaknya yang berusia dua tahun menangis. Sedangkan si ibu langsung mengejar pelaku.

“Pelaku masuk kedalam rumah ternyata mencuri kalung emas anak saya seberat 10 gram dengan cara ditarik dari lehernya,” ungkapnya.

Namun, Nur Aini saat mengejar pelaku yang hendak kabur, berhasil menahan sepeda motor pelaku, sehingga warga pun mulai berdatangan, dan pelaku pun melarikan diri. Nur Aini mengaku tidak mengetahui pasti ciri-ciri pelaku, karena saat beraksi, pelaku menggunakan helm serta masker wajah.

Sementara ratusan warga yang mengepung Mapolsek Rubaru, karena warga tidak terima dengan aksi pencurian pelaku terhadap anak kecil dan menuntut agar polisi segera menangkap pelaku, karena di bagasi sepeda motor yang dinaiki pelaku, terdapat surat tanda kendaraan bermotor, sehingga identitas pelaku dapat diketahui.

Hal demukian itu pihak kepolisian setempat belum dapat memberikan keterangan resmi terkait kejadian ini, karena saat ini tengah melakukan pemeriksaan terhadap korban dan beberapa saksi lainnya.

Reporter : Asm
Editor :Red

Exit mobile version