SUMENEP, (TransMadura.com) –
Peluncuran penyaluran bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bansos Pangam Rastra Kabupataen Sumenep, Madura, Jawa Timur, oleh Kementrian Sosial (Kemensos) Republik Indonesia di Pendopo Agung, Minggu (4/3/2018).
Selain itu, acara yang dihadiri Kemensos RI, juga Bupati Sumenep A Busyro Karim, dari berbagai lemen Ketua DPRD Sumenep, Kajari Sumenep, Kapolres Sumenep, Dandinm 0827 Sumenep, Dirjen Penanaman Fakir Miskin, dan 550 penerima Program Keluaraga Harapan (PKH) Kabupaten Sumenep.
Mentri Sosial Repulik Indonesia Idrus Marham menyampaikan pesan dari Presiden RI Jokowi Dodo dan menyisir Jawa Timur untuk memastikan bantuan sosial sudah diterima oleh rakyat.meskipun hari libur kalau untuk rakyat harus tetap dilakukan.
“Kemarin pada waktu sidang kabinet, Pak Presiden tanya saya, pak mensos ini dengar-dengar informasi di Jawa Timur ada yang belum disalurkan Bansos nya?,” papar Idrus dihadapan 550 penerima bansos di Kabupaten Sumenep.
Menurut Idrus, arahan Presiden untuk seluruh pejabat di Indonesia tidak henti-hentinya melayani kepentingan rakyat. “Pokoknya Pak Mensos sampaikan kepada rakyat bahwa Presiden memberikan arahan kepada seluruh pejabat di Republik ini kalau kita ngurusi rakyat tidak ada alasan hari libur,” katanya yang disampaikan arahan Presiden.
Lanjutnya, bahwa Presiden meminta agar program prioritas nasional, khususnya yang berada di bawah tugas dan tanggung jawab Kementerian Sosial dikawal dengan serius dan sungguh-sungguh.
“Ada lima tugas yang diberikan beliau. Pertama, memastikan semua rakyat yang berhak mendapat bansos harus sampai di tangan penerima dan sesuai dengan ketentuan yang ada. Bahwa, bansos PKH besarnya Rp 1.890.000 per KPM per tahun dicairkan 4 kali dalam setahun maka kenyataan di lapangan juga harus sesuai dengan pedoman itu, atau Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dan Beras Sejahtera atau Rastra sebesar 10 kg perbulan harus diberikan sejumlah itu tanpa ada potongan,” terang Mensos.
Ketiga, Bapak Presiden memberi instruksi untuk cek dan ricek lagi di lapangan agar uang bansos digunakan sesuai dengan ketentuan, mengawal dan memastikan bahwa dana PKH dibelanjakan kebutuhan pendidikan (beli buku, tas, sepatu, dll.) dan beli makanan bergizi.
Sedangkan Arahan Presiden yang keempat, Presiden memberi instruksi untuk cek dan ricek lagi di lapangan agar uang bansos digunakan sesuai dengan ketentuan. Bila di lapangan ditemukan ada di antara ibu-ibu tidak sesuai ketentuan, maka bansosnya akan dicabut.
Kelima, pesan Presiden, memastikan seluruh anak KPM yang berprestasi mendapatkan bantuan beasiswa dan bantuan sosial lainnya. Presiden ingin agar anak-anak sebagai generasi penerus bangsa harus sehat dan cerdas agar kelak mampu melahirkan inovasi-inovasi dan karya yang bermanfaat bagi negeri.
Reporter : Asm
Editor : Red