PAMEKASAN, (TransMadura.com) – Dana Alokasi khusus (DAK) nonfisik 2018 untuk Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, sampai saat ini belum dicairkan. Namun, yang belum cair Bantuan operasional Kesehatan (BOK) dan Bantuan operasional KB dengan Total anggaran, mencapai Rp 19.517.179.000.
Kepala Bidang (Kabid) Anggaran Badan Keuangan Daerah (BKD) Pamekasan Lituhayu menjelaskan , terkait anggaran tersebut memang sampai saat ini belum cair, hanya tinggal nunggu pengajuan pencairan dari OPD setempat.
“DAK untuk BOK di dinas kesehatan (dinkes) senilai Rp 15.815.989.000. semenetra operasional KB di dinas pemberdayaan perempuan, perlindungan anak, dan keluarga berencana (DPPPAKB) Rp 3.701.190.000. anggaran itu Tinggal menunggu pengajuan pencairan dari OPD terkait,” katanya jum at (02/03/2018).
Hal serupa juga disampaikan Kepala BKD Pamekasan Taufikurrachman, bahwa, OPD terkait sudah membuat Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA). Pihaknya tidak bisa memaksa agar DAK tersebut diambil.
“Kalau ada pengajuan, baru bisa dicairkan.akan tetapi tetap ada evaluasi tiap bulan. Karena kalau tidak diambil, kita dapat nilai jelek,” ucapnya.
Taufik menambahkan, meskipun DAK merupakan komponen pembiayaan daerah, akan tetapi penetapan kisarannya menjadi kewenangan pusat. DAK digunakan dalam rangka sinkronisasi keuangan program pusat dengan daerah.
Karena itu, setiap tahun DAK tiap daerah berubah-ubah. Terkadang, mendapat jatah besar dan kecil. Selain itu juga bergantung pada kekuatan keuangan negara. Karena itu, dia meminta semua program dilaksanakan dengan maksimal.
”Karena pusat juga melakukan penilaian. Seberapa jauh program dijalankan oleh daerah,” ungkapnya
Menurutnya, Apabila program tidak dilaksanakan dengan baik serta anggaran tidak bisa diserap, kemungkinan besar DAK yang harusnya diterima bakal hangus, dan tidak akan terjadi apabila semua perencanaan dan pelaksanaan dijalankan dengan baik.
”Kami tinggal menunggu pengajuan dari OPD. Kalau memang dana itu dibutuhkan, ya segera ajukan,” tandasnya.
Reporten :Imam
Editor :Red