Festival Sate Gajah Dimaknai Sebagai Upaya Menjaga Dan Melestarikan Budaya Sate Madura

Sumenep, (Transmadura.com) –
Festival Sate Gajah Sumenep Spektakuler 2017 yang digelar di kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur menjadi perhatian semua pihak, tak terkecuali Ibu wakil bupati (Wabup) Nia Kurnia Fauzi. Dia ikut ambil bagian dalam kegiatan dimaksud.

Usai pembukaan, ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) langsung melakukan pemantauan sejumlah stand yang ada di lokasi. Misalnya stand OPD (Organisasi Perangkat Daerah), Kecamatan dan lainnya. Saat memantau, Nia Kurnia tidak lupa mencicipi sate gajah tersebut.

Dia mengungkapkan, masyarakat Madura sangat dikenal dengan satenya. Bahkan, sate Madura sudah bisa dikenal hingga ke luar daerah, dan menjadi pembicaraan. Termasuk juga di luar negeri sate Madura sudah banyak dikenal.

Dengan festival, sambung dia, semakin menjadikan sate Madura semakin mengakar dan dicintai oleh masyarakat Nusantara dan luar Madura.

Menurut Nia Kurnia, pihaknya berharap kegiatan ini akan terus dilakukan di Sumenep. Sehingga, sate semakin booming.

“Saya sangat mengapresiasi kegiatan festival sate gajah ini. Ini merupakan kegiatan pertama kali yang digelar di Sumenep, bahkan di Madura, ” kata Nia Kurnia Fauzi usai melakukan pemantauan stand.

“Sate Madura yang terkenal belum dihargai dengan pesta even. Maka sebagai bentuk penghargaan kepada sate yang memboming itu digelar Even sate gajah ini. Jadi, luar biasa kegiatan ini, ” ungkapnya.

“Utamanya produk sate Sumenep semoga akan lebih memboming, ” ucapnya.

“Sate gajah ini bukan daging gajah, namun sate daging biasa yang ukurannya seperti gajah. Ini festival luar biasa, ” tuturnya. (Red)

Exit mobile version