SUMENEP, (TransMadura.com) —
Kapal motor (KM) perintis jurusan Kalianget-Masalembu Sumenep, Madura, Jawa Timur, menuai banyak protes dari masyarakat pulau Kecamatan Masalembu.
Pasalnya, kekecewaan tersebut akhirnya masyarakat yang tergabung dalam Forum Aliansi Masyarakat Masalembu ngluruk kantor Kantor Syahbandar Masalembu, untuk meminta penjelasan dengan tidak beroprasinya kapal perintis Sabuk Nusantara dengan rute Kalianget- Masalembu.
“Kapal Motor Sabuk Nusantara sudah satu bulan lebih tidak beroprasi,” kata koordinator Agusdiyanto selasa 04/09/2017.
Menurutnya, kapal perintis ini sebelumnya di operasikan pihak swasta. Namun, sekitar tahun 2015 kapal perintis di ambil alih oleh pelayaran nasional indonesia atau PT PELNI. “Tentu menjadi persoalan ketika operator kapal ini yakni PT PELNI tidak memenuhi kebutuhan / melayani masyarakat masalembu hususnya yg lebih baik,” ungkapnya.
” Sudah dua tahun berjalan PT PELNI memegang kendali kapal perintis.tapi hanya nampak kekecewaan bagi masyarakat ketidak jelasan rute, ketidak aturan kasur penumpang dan lain lain,” jelasnya.
Ia meminta kejelasan kepada kepala syahbandar ada dengan persoalan ini. ” kami meminta penjelasan kepala syahbandar masalembu, ada upaya dan kami juga nanti bersama temen temen yang tergabung dalam forum ini akan mengirim surat kepada kementrian dan juga kepada PT PELNI pusat terkait dengan persoalan perhubungan di kepulauan masalembu ini, sambungnya.
Wasek ketua MUI Kecamatan Masalembu, juga menyampaikan, memang benar adanya apa yg di katakan bapak Agusdiyanto ini, kami yang pada intinya meminta penjelasan kepada Kepala Syabandar Masalembu.
“Harus ada upaya dari syahbandar, dan kami juga nanti bersama temen temen yg tergabung dalm forum ini akan mengirim surat kepada kementrian dan juga kepada PT PELNI pusat terkait dengan persoalan perhubungan di kepulauan masalembu ini,” ungkapnya.
Tepisah, saat di hubungi melalui telpon selulernya, oleh Transmadura.com
Krisjaya selaku Kepala Cabang PT PELNI surabaya mengatakan, perbaikan kapal sabuk nusantara 27 ini kerusakannya agak parah, kapal ini kapal lama, sehinga butuh perbaikan yang intensif. “tapi klo kapal sabuk nusantara yang 56 ini insyaallah akan beroprasi lagi dengan tujuan kalianget – masalembu paling lambat tanggal 8 oktober 2017,” ungkapnya. (Hasan/irwan)KM Perinntis Kaliannget – Masalembu Satu Bulan Tak Beroprasi Masayarakat Ngluruk Kantor Syahbandar
SUMENEP, (TransMadura.com) —
Kapal motor (KM) perintis jurusan Kalianget-Masalembu Sumenep, Madura, Jawa Timur, menuai banyak protes dari masyarakat pulau Kecamatan Masalembu.
Pasalnya, kekecewaan tersebut akhirnya masyarakat yang tergabung dalam Forum Aliansi Masyarakat Masalembu ngluruk kantor Kantor Syahbandar Masalembu, untuk meminta penjelasan dengan tidak beroprasinya kapal perintis Sabuk Nusantara dengan rute Kalianget- Masalembu.
“Kapal Motor Sabuk Nusantara sudah satu bulan lebih tidak beroprasi,” kata koordinator Agusdiyanto selasa 04/09/2017.
Menurutnya, kapal perintis ini sebelumnya di operasikan pihak swasta. Namun, sekitar tahun 2015 kapal perintis di ambil alih oleh pelayaran nasional indonesia atau PT PELNI. “Tentu menjadi persoalan ketika operator kapal ini yakni PT PELNI tidak memenuhi kebutuhan / melayani masyarakat masalembu hususnya yg lebih baik,” ungkapnya.
” Sudah dua tahun berjalan PT PELNI memegang kendali kapal perintis.tapi hanya nampak kekecewaan bagi masyarakat ketidak jelasan rute, ketidak aturan kasur penumpang dan lain lain,” jelasnya.
Ia meminta kejelasan kepada kepala syahbandar ada dengan persoalan ini. ” kami meminta penjelasan kepala syahbandar masalembu, ada upaya dan kami juga nanti bersama temen temen yang tergabung dalam forum ini akan mengirim surat kepada kementrian dan juga kepada PT PELNI pusat terkait dengan persoalan perhubungan di kepulauan masalembu ini, sambungnya.
Wasek ketua MUI Kecamatan Masalembu, juga menyampaikan, memang benar adanya apa yg di katakan bapak Agusdiyanto ini, kami yang pada intinya meminta penjelasan kepada Kepala Syabandar Masalembu.
“Harus ada upaya dari syahbandar, dan kami juga nanti bersama temen temen yg tergabung dalm forum ini akan mengirim surat kepada kementrian dan juga kepada PT PELNI pusat terkait dengan persoalan perhubungan di kepulauan masalembu ini,” ungkapnya.
Tepisah, saat di hubungi melalui telpon selulernya, oleh Transmadura.com
Krisjaya selaku Kepala Cabang PT PELNI surabaya mengatakan, perbaikan kapal sabuk nusantara 27 ini kerusakannya agak parah, kapal ini kapal lama, sehinga butuh perbaikan yang intensif. “tapi klo kapal sabuk nusantara yang 56 ini insyaallah akan beroprasi lagi dengan tujuan kalianget – masalembu paling lambat tanggal 8 oktober 2017,” ungkapnya. (Hasan/irwan)











