Sumenep, (Transmadura.com) –
Kepala Staf Kodim 0827 Sumenep Mayor Arm Budi Susilo Wibowo bertindak selaku inspektur upacara pada kegiatan peringatan hari kesaktian pancasila yang diselenggarakan di lapangan Makodim 0827 Sumenep yang diikuti seluruh prajurit Kodim militer maupun PNS juga dihadiri Ibu-Ibu Pengurus Persit KCK Cabang XLVI Dim 0827 Sumenep. Minggu (1/10/2017).
Kegiatan yang secara rutin diperingati baik di lingkungan instansi militer maupun di lingkungan instansi sipil setiap tahunnya, dalam peringatan tahun ini mengambil tema.
“Kerja Bersama Berlandaskan Pancasila Mewujudkan Masyarakat Adil Dan Makmur ” jelasnya.
Dalam amanatnya Kasdim 0827 Sumenep meminta kepada para peserta upacara, agar memaknai arti sebuah peringatan, kita bangsa Indonesia dituntut untuk tetap mewaspadai terhadap ancaman disintegrasi bangsa yang sengaja dihembuskan oleh pihak-pihak yang tidak sepaham dengan Idiologi Pancasila, ditegaskan pula bahwa, Indonesia telah mengalami berbagai cobaan yang menorehkan secara panjang terhadap keutuhan NKRI, makna yang terkandung dalam kontek Pancasila Sakti hendaknya disikapi sebagai benteng bangsa yang senantiasa dan tetap harus kita selamatkan dari berbagai rongrongan dan ancaman.
Sebagai bangsa yang cinta kedamaian, kirannya cukup sudah pengalaman tentang aksi pengkhianatan G 30 S/PKI tahun 65 terhadap NKRI, yang sudah banyak menelan banyak korban jiwa dan harta benda, sebagai penerus bangsa hendaknya kita bijak dalam menilai sejarah masa lalu tentang Pancasila, kedepan harus kita memaknai arti penting nilai-nilai Pancasila dengan prilaku dan sikap yang mencerminkan kecerdasan bangsa dalam menilai situasi dan kondisi yang akhir-akhir ini banyak menghadapi pasang surutnya dinamika sosial.
Sebagai rangkaian pada peringatan hari kesaktian Pancasila, beberapa waktu yang lalu Kodim 0827 Sumebep telah mengajak masyarakat untuk mewaspadai bahaya laten komunis, jangan ada lagi komunis berkembang di Indonesia melalui penayangan kembali film kebiadaban PKI, saya ingatkan kembali kepada seluruh Danramil dan para Babinsa agar bisa memberikan pemahaman yang jelas terhadap masyarakat tentang faham komunis agar tidak menimbulkan salah penafsiran dimasyarakat, lakukan terus pembinaan.
” Sebagai unjung tombak kalian dituntut menjadi garda terdepat TNI AD khususnya dalam menciptakan iklim yang kondusif dimasyarakat, gali terus informasi yang berkembang, pererat hubungan komunikasi sosial dengan berbagai pihak guna mendukung tugas dilapangan, bangun terus pembinaan terhadap para mitra karib dan jaring teritorial, sebagai sebuah potensi yang harus kita gali dan kita bina ” tegasnya. (Asm/irwan)











