Transmadura.com, Sumenep —
Jabatan Ketua Nasdem kali ini sangat menarik bisa menjabat seumur hidup untuk jadi pengurus baru DPD Partai Nasional Demokrat ( Nas Dem) Sumenep, Madura, Jawa Timur, karena tanpa priodeisasi
”Begini NasDem tidak ada priodeisasi, artinya tidak ada istilah tahun sekian ke tahun sekian. Karena tidak dipilih, yang ada adalah penunjukan,” kata ketua Baru DPD NasDem Sumenep Tirmidzi, saat ditemui di secretariat NasDem, Selasa, 6 Juni 2017.
Menurutnya, deklarasi itu dilakukan setelah dirinya mendapatkan Surat Keputusan (SK) kepungurusan dari DPP Partai NasDem pekan lalu.
Sebelumnya, ketua DPD Partai NasDem dipegang oleh Azis Salim Sabibi, saat ini telah beralih kepada Tirmidzi setelah ditunjuk sebagai ketua baru.
Penunjukan itu diajukan oleh DPW ke DPP. Baru SK dari DPP dikeluarkan dan dinyatakan sah sebagai pengurus.
Kepengurusan yang dikeluarkan oleh DPP sifatnya sudah incahk dan tidak bisa dirubah terkecuali atas mikanisme yang diperbolehkan di AD/ART Partai.
”Kami memberikan informasi jika kepengurusan NasDem sudah incrakh, SK baru kami terima pada 1 Juni 2017 bertepatan pada 6 Ramadan ini,” jelasnya.
Dikatakan, saat kepengurusan saat ini dirinya bersam pengurus yang lain akan terus berbenah. Bahkan menargetkan pada Pileg mendatang NasDem haru memperoleh minimal 7 kuris. Caranya setiap dapil minimal terdapat satu kursi.
Salah satu strategi untuk memperoleh Fraksi Gemuk di DPRD dengan cara melakukan pendekatan secara structural dan pendekatan secara cultural. Pendekatan cultural itu akan dilakukan dengan cara merangkul tokoh, baik tokoh agama, masyarakat dan tokoh pemuda.
Bahkan, jika dimungkinkan akan melakukan pendekatan melalui pondok pesantren. Sebab, diakui atau tidak kata Tirmidzi Sumenep mayoritas penganut agama cultural.
”Karena bagaimnapun Sumenep adalah basis pondok pesantren, basis nahdiyin, islam cultural ada di sumenep. Ini alasan kami bagaimana melakukan pendekatan kulktur selain structural,” tandasnya. (Asm/hy)











