Transmadura.com, Sumenep – Govin Aditya Pratama, warga Desa Lalangon, Kecamatan Manding, Sumenep Jawa Timur menjadi korban penipuan.
Govin adalah korban yang dijanjikan oleh salah seorang pria berinisial A yang mengaku sebagai cucu mantan Bupati Sumenep Sumarum, Govin ditawari pekerjaan untuk menjadi Karyawan PT. Angkasa Pura 1 di Bandara Juanda Surabaya.
Tidak hanya itu, A mengaku mempunyai kedekatan emosional dengan Direktur PT. Angkasa Pura 1 Bandara Juanda Surabaya.
“Karena mengaku cucu mantan Bupati dan dekat dengan Direktur Bandara Surabaya kami percaya,” kata paman korban, misrawi saat dikonfirmasi Jum’at, 10 Maret 2017.
Dikatakan, saat kerumah korban, A beberapa bulan lalu, korban dimintai uang sebesar Rp7,5 juta untuk bisa masuk sebagai karyawan di Bandara Juanda Surabaya.
Karena korban dijanjikan tidak harus mengikuti tes sebagaimana rekrutmen pegawai perkantoran.
Akhirnya, korban dan keluarganya percaya, dengan senang hati dan bangga memenuhi permintaan itu. “Katanya uang itu akan diberikan kepada Direktur PT. Angkasa Pura 1 Bandara Surabaya,” jelasnya.
Tidak lama kemudian, korban diberikan seragam berupa baju dan celana yang mirip seperti petugas di Bandara Juanda. Saat itu korban diminta untuk pergi ke Surabaya karena tidak lama lagi bisa menjalankan aktivitas yang dijanjikan.tanggal 5 maret 2017. “Jum’at malam Sabtu kami berangkat ke Surabaya,” jelasnya.
Setibanya di Surabaya, korban dijemput di Bandara Juanda oleh pelaku. Namun, saat itu korban disuruh tinggal di rumah kos sambil menunggu keluarnya id card dari kantor bandara tersebut.
Namun, setelah empat hari tidak kunjung ada kabar, korban berinisiatif untuk menanyakan kapan dirinya bisa mulai bekerja.
“Ternyata ketika dicari ditempat tinggalnya pelaku sudah tidak ada, bahkan saat ditanya kepada isterinya tidak tahu menahu dan pekerjaan apa, siistri juga tidak tau,” ungkapnya.
Saat ini A diketahui tinggal di daerah Surabaya dekat bandar juanda. Namun, pasca melalukan penipuan, dikabarkan melarikan diri. “Yang menjadi korban tiga orang, semuanya dari Sumenep. Malam ini saya ke Surabaya untuk menjemput keponaan saya,” tegas misrawi. (Asm)