Transmadura.com, Sumenep – Panen raya di Desa Karangnangka, Kecamatan Rubaru, Sumenep, Madura, Jawa Timur berlangsung memuaskan. Pasalnya, hasil panen pertanian seluas 5 hektar sangat melimpah. Apalagi, menggunakan bibit unggul varietas Hibryda.
Dalam gelaran panen raya itu dihadiri kepala UPT Pertanian Rubaru, Sakdawi Jayadi, Panen raya dihadiri Forpimka (Forum Pimpinan Kecamatan), Camat Arif Susanto, Kapolsek dan Danramil. Kelompok tani (Poktan) Bunga Harum Desa Karangnangka juga tampak hadir pada kesempatan tersebut. Kegiatan berlangsung guyub dengan senyum Petani yang luar biasa.
Data UPT Pertanian Rubaru, Luas lahan yang dipanen sebanyak 5 hektar. Sementara jika melakukan pengubinan dari 2,5 meter persegi saja mampu menghasilkan gabah 7,4 kilogram. Maka, hasil dari gabah itu dalam angka per hektar menjadi 11,8 ton. Jadi, dengan luas 5 hektar panen dipastikan melimpah.
Kepala UPT Pertanian Rubaru Sakdawi Jayadi mengaku sangat puas dengan hasil panen raya ini. Sebab, hasilnya puas dan sangat memberikan dampak kesejahteraan bagi petani. Ini karena petani mau menggunakan bibit unggul varietas hibryda. “Bahkan, 60 persen dari total lahan di Rubaru sudah menggunakan bibit ini,” katanya.
Untuk itu,tidak boleh ada alasan bagi masyarakat maupun kelompok tani (poktan) untuk menggunakan varietas hibryda ini. Apalagi, kondisinya juga bertahan di tempat yang kering hingga 15 hari. “Memang, dari luas lahan di kecamatan Rubaru, sudah 60 persen menggunakan varietas hybrida,” ucapnya.
Untuk itu, ke depan pihaknya masih menginginkan ada perluasan lahan pertanian. Khususnya pemanfaatan sawah tadah air. Sehingga, produktifitas pertanian padi akan semakin melimpah. “Meskipun begitu, kami tidak mengurangi lahan holtikultura, seperti tanaman bawang,” tukasnya. (nr/yt)