Home / HUKUM / Polres Sumenep Menyelidiki Beredarnya Bantuan “Beras Plastik”

Polres Sumenep Menyelidiki Beredarnya Bantuan “Beras Plastik”

SUMENEP, (TransMadura.com) –
Polres Sumenep, Madura, JawaTimur, melakukan penyelidikan terkait beredarnya beras plastik, yang disalurkan kepada KPM BPNT di Desa Pajennangger, Kecamatan Arjasa Pulau Kangean.

Tim Forkopimka setempat bergerak melakukan croos cek tentang adanya pendistribusian beras yang diduga beras plastik. “Sudah di croos cek oleh Forkopimka setempat,” Kata Kapolres Sumenep, AKBP. Deddy Supriadi, lewat WhatsAAp nya.

Pria asal medan ini menerangkan, saat ini sudah dilakukan penyelidikan. “Ini masih penelusuran,” ungkapnya dengan singkat.

Sebelumnya, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, ramai jadi perbincangan di masyarakat tentang bantuan Pangan non tunai (BPNT) di beberapa wilayah KPM dan E-Warong mengeluhkan beras tidak sesuai dengan harapan alias jelek yang menyita perhatian publik.

Namun, kali juga, menjadi viral beredarnya video diduga “beras plastik” yang disebar di wilayah Kecamatan Arjasa, kepulauan Kangean.

Dalam video yang beredar dengan durasi 5 menit 2 detik itu menyebutkan, warga menerima bantuan dari “beras plastik”. dan mengaku warga Desa Bajanangger.

“Saya menerima bantuan yang diduga dari beras plastik, setelah dimasak tidak sama seperti yang biasa saya masak,” terang warga dalam video itu.

Dia juga mempraktekkan dengan mengepal seperti bola ping pong ngeban seperti karet plastik.

Hal itu juga, dibenarkan Kades Pajennangger, Kecamatan Arjasa, Sumenep, Suhrawi, seperti dikutib Penamadura, menyebutkan awalnya warga marasa senang melihat beras bantuan tersebut karena terlihat putih dan sangat bagus.

Namun setelah beras tersebut diterima dan dimasak oleh warga ternyata seperti karet dan tidak bisa di konsumsi.

“Awalnya saya lihat berasnya bagus putih, namun setelah dimasak oleh warga saya ternyata tidak bisa dimakan katanya keras seperti plastik,” kata Suhwari, Kades Pajennangger, Rabu (15/01/2020).

Dia juga mengaku, beras tersebut baru dibagikan kemaren oleh penyalur (Selasa 14/01), atas kejadian tersebut, semua beras bantuan itu dikumpulkan akan dikembalikan agar ditukar dengan beras asli yang bisa dikonsumsi.

“Saya sudah sampaikan kepada warga yang menerima agar beras tersebut dikumpulkan ke balai Desa,” terangnya.

Herannya lagi, waktu yang berbeda muncul lagi Video beredar, permintaan maaf dari warga lewat video, bahwa bantuan beras plastik itu bukan menerima dari instansi PKH. Akan tetapi mereka menerima dari Bantuan Pangan non tunai (BPNT).

“Saya minta maaf kemarin menyebutkan menerima bantuan beras plastik dari instansi PKH. Tapi minta maaf, saya menerima bantuan dari bantuan pangan non tunai BPNT,” terangnya dalam video itu, kamis, (15/1/2019).

(Fero /Asm/Red)

Warga penerima Bantuan pangan non tunai (BPNT) di Desa Pajennangger Kecamatan Arjasa Kabupaten Sumenep, Madura Jawa Timur, dihebohkan dengan beredarnya beras yang diduga berbahan plastik.

Kepala Desa Pajennangger Suhrawi mengatakan awalnya warga marasa senang melihat beras bantuan tersebut karena terlihat putih dan sangat bagus, namun setelah beras tersebut diterima dan dimasak oleh warga ternyata seperti karet dan tidak bisa di konsumsi.

“awalnya saya lihat berasnya bagus putih, namun setelah dimasak oleh warga saya ternyata tidak bisa dimakan katanya keras seperti plastik,” kata Suhwari, Kades Pajennangger, Rabu (15/01/2020).

Beras tersebut baru dibagikan kemaren oleh penyalur (Selasa 14/01), atas kejadian tersebut saya semua beras bantuan itu dikumpulkan akan saya kembalikan agar ditukar dengan beras asli yang bisa dikonsumsi.

“Saya sudah sampaikan kepada warga yang menerima agar beras tersebut dikumpulkan ke balai Desa,” terang Mantan aktivis kepulauan tersebut.

Selain itu menurut Suhrawi, ada warganya mendapatkan beras bantuan tersebut kualitasnya sangat jelek merah dan menurutnya sangat tidak layak untuk dikonsumsi.

“Selain beras diduga plastik itu ada juga beras yang lain kualiatasnya jelek menurut saya tidak layak konsumsi,” pungkas Suhrawi

Spread the love

About tmadm

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Proyek Miliaran Pengembangan Lahan Pegaraman IV Gersik Putih Disoal

SUMENEP, (TransMadura.com) – Proyek pengembangan lahan pegaraman IV, Gersik Putih, Kecamatan Gapura, ...