Home / SUMENEP / Inilah Jumlah Korban Gempa Berkekuatan 6,4 SR Meninggal di Sumenep

Inilah Jumlah Korban Gempa Berkekuatan 6,4 SR Meninggal di Sumenep

SUMENEP, (TransMadura.com) –
Guncangan gempa bumi berkekuatan 6,4 SR di Kabupaten Sumenep pada kamis (11/10/2018) sekira pukul 1:46 wib malam dini hari, imbas titik pusat lokasi gempa Timur laut Kabupaten Situbondo, kedalaman laut 10 Km, membuat panik warga Sumenep, Madura, Jawa Timur.

Namun, di Pulau Sapudi, akibat guncangan ada beberapa rumah ambruk, dan 2 orang meninggal, 9 luka – luka terkena reruntuhan rumah, khususnya di Desa Pancor dan Desa Prambanan,Kecamatan Gayam,

Guncangan Cukup besar di daerah pesisir dua desa tersebut, rumah ambruk menimpa pemilik bernama H Nadhar (55) warga Desa Prambanan, dan Nuril (7) cucu dari Nadhar. “Keduanya meninggal dunia terkena reruntuhan rumah,” kata Kasubag Humas Polres Sumenep, Ipda Agus Sunarto.

Polsek Gayam langsung melakukan evakuasi korban ke Puskesmas Gayam dan Nonggunong.

Inilah Daftar korban gempa di Pulau Sapudi, Sumenep, Madura, Jawa Timur.
Luka-Luka :
1. Aswiya, 65 Tahun, Dsn. Pancor Desa Pancor (Akibat Kerobohan Tembok Rumah)
2. Sudik, 60 Tahun, Dsn. Wakduwak Desa Pancor (Akibat Kerobohan Tembok Rumah)
3. Hj. Nasia, 55 Tahun, Dsn. Jambusok Desa Prambanan (Akibat Kerobohan Tembok Rumah)
4. Ny. Rinami, 70 Tahun, Dsn. Guder Dejeh Desa Nyamplong (Akibat Kerobohan Tembok Rumah)
5. Muhawiya, 60 Tahun, Dsn. Karang Nyior Desa Prambanan. (Akibat Kerobohan Tembok Rumah)
6. Buhama, 65 Tahun, Dsn. Karang Nyior Desa Prambanan. (Akibat Kerobohan Tembok Rumah)
7. H. Samsu, 65 Tahun, Dsn. Kon Laok Desa Prambanan. (Akibat Kerobohan Tembok Rumah)
8. Su’aida, 55 Tahun Dsn. Kon Laok Desa Prambanan. (Akibat Kerobohan Tembok Rumah)
9. Sarwini, 50 Tahun Dsn. Jambusuk Desa Prambanan. (Akibat Kerobohan Tembok Rumah)

Meninggal Dunia:
1. H. Nadar, 60 Tahun Dsn. Jambusok Desa Prambanan. (Akibat Kerobohan Tembok Rumah)
2. Nuril Kamelia, 7 Tahun Dsn. Jambusok Desa Prambanan. (Akibat Kerobohan Tembok Rumah).

Sementara, Untuk kerugian material belum bisa di data dan didokumentasikan secara keseluruhan dikarenakan kendala lapangan jalan yang dilalui dan masih dalam evakuasi korban. (Fero/Red)

Spread the love

2 comments

  1. Sedikit saran

    Penulisan terlalu rancuh, banyak kata yang di ulang2 seperti sumenep, sepudi dll. Antara Paragraf pertama n kedua kurang nyambung n menggeregget bahasanya.

    Yang penting lw membuat berita itu hrs simple, jelas n mudah dipahami.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*