Home / SAMPANG / MMD Pertanyakan, Lumbung Pangan Terindikasi Tidak Berfungsi

MMD Pertanyakan, Lumbung Pangan Terindikasi Tidak Berfungsi

SAMPANG, (TransMadura.com) – Sejumlah Mahasiswa dan Masyarakat lakukan audiensi ke Dinas Ketahanan Pangan, pasalnya ada indikasi salah satu kegiatan yang di nilai tak berfungsi.13/09/2018

Ketua umum Mahasiswa dan Masyarakat Desa (MMD)sampang Moh. Usman membeberkan bahwa ketahanan pangan merupakan ketersediaan pangan dan kemampuan seseorang untuk mengaksesnya.

“Sebuah rumah tangga dikatakan memiliki ketahanan pangan jika penghuninya tidak berada dalam kondisi kelaparan atau dihantui ancaman kelaparan”. Tegas Usman sapaan akrabnya.

Aktivis yang pernah aktif di Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Sampang juga menjelaskan beberapa faktor yang menjadi indikasi tidak berfungsinya ketahanan pangan.

“Maksud kedatangan kami tidak lain hanya ingin mempertanyakan Kegiatan yang dilakukan terkait Ketersediaan pangan tersebut, sebab anggaran sebesar Rp. 1 M kami menilai hanya berbentuk kegiatan serimonial saja yakni berupa sosialisasi dan pembinaan. Padahal jelas anggaran fantastis tersebut seandainya digunakan untuk mengatasi masalah pangan ditiap-tiap kecamatan tentu sangat bagus sekali sehingga masyarakat Sampang merasa terbantu. Ucapnya Usman

Menanggapi hal tersebut kepala dinas ketahanan pangan membenarkan bahwa lumbung pangan yang ada di desa yang sudah dibangunada yang tidak berfungsi tapi mereka berjanji akan memaksimalkan lumbung yang sudah ada di desa tersebut.

“Memang benar bahwa dari sekian lumbung ada ada sekitar 70 lumbung yang tidak berfungsi, tetapi kami akan mengupayakan untuk berfungsi semua, lewat sosialisasi” Nyatanya, Wahyuni Yuliati. (Basri/Red)

Spread the love

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*