Home / SUMENEP / SDN Lenteng Timur I Diduga Langgar Permendikbud Tentang Zona

SDN Lenteng Timur I Diduga Langgar Permendikbud Tentang Zona

SUMENEP, (TransMadura.com) – Sekolah Dasar Negeri (SDN) I Lenteng Timur, Kecamatan Lenteng, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur diduga melanggar Peraturan Mentri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) tentang zonasi penerimaan siswa baru tahun 2018.

Pasalnya sekolah plat merah itu disinyalir menerima siswa diluar zona yang telah ditetapkan. Salah satunya sekolah dasar binaan Dinas Pendidikan (Disdik) Sumenep itu menerima siswa dari Desa Ellak Daya, Kecamatan Lenteng.

“Desa Ellak Daya itu masuk zonasi SDN Ellak Laok I. Tapi kenapa kok masih diterima. Ini kan aneh,” kata salah satu sumber terpercaya yang enggan disebutkan namanya.

Menurutnya sesuai zonasi yang ditetapkan SDN Lenteng Timur I hanya mencakup di empat Desa, diantaranya Desa Lenteng Timur, Lembung Timur, Banaresep Timur dan Desa Ellak Laok.

Penerimaan siswa itu dianggap tidak sesuai dengan Pasal 16 Permendikbud nomor 14 2018 tentang Pemerataan Pendidikan di Indonesia.

Dalam pasal itu dijelaskan sekolah hanya bisa menerima siswa baru yang berdomisili di radius yang telah ditetapkan. Itu disesuaikan dengan Kartu Keluarga (KK) yang diterbitkan oleh petugas yang berwenang minimal 6 bulan sebelum masa penerimaan peserta didik baru (PPDB).

“Ada sekitar enam siswa yang ‘dipaksakan’ masuk SDN Lenteng Timur,” tegas pada media ini.

Sementara itu Pengawas Disdik Wilayah Tengah Kecamatan Lenteng Abd Sa’id membenarakan SDN Lenteng Timur 1 melanggar aturan tentang zonasi wilayah penerimaan siswa baru.

“Benar, kami sudah memberikan teguran supaya siswa tersebut secepatnya dipindah ke sekolah terdekat,” katanya.

Menurutnya meski melanggar tidak ada sanksi yang bisa dijatuhkan pada sekolah, hanya saja pihak sekolah diwajibkan untuk memindahkan anak didik baru itu ke sekolah terdekat. “Ya, mau tidak mau pihak sekolah harus memindahkan siswa, sebab kemarin sudah membuat pernyataan,” tegasnya.

Kepala SDN Lenteng Timur 1, Kecamatan Lenteng, Drs Agung Widu Murtono tidak di kantor saat mau dikonfirmasi dan dihubungi lewat telepon genggamnya tidak aktif. (Asm/Red)

Spread the love

About tmadm

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Proyek Miliaran Pengembangan Lahan Pegaraman IV Gersik Putih Disoal

SUMENEP, (TransMadura.com) – Proyek pengembangan lahan pegaraman IV, Gersik Putih, Kecamatan Gapura, ...