Home / BANGKALAN / Biadab ! Seorang Murid “Tega” Membunuh Gurunya Sendiri

Biadab ! Seorang Murid “Tega” Membunuh Gurunya Sendiri

SAMPANG, (Transmadura.com). Kembali dunia pendidikan di gegerkan dengan adegan murid yang tidak pantas di lakukan “HL” menganiaya gurunya sendiri

Terjadi di SMA Negeri 1 Torjun yang seorang murid yang tega menganiaya gurunya hingga tewas.

Guru yang kerap kali di panggil Budi Cahyono adalah kader Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Malang. “korban dikenal sebagai salah satu aktivis yang aktif di Kota Malang, dan korban termasuk orang seniman di Lembaga Seni Mahasiswa Islam (LSMI) Malang.” ungkap sandik kader HMI UMM hukum Malang, via tlf (2/2/2018).

Khotim rekan korban juga menambahkan bahwa korban seringkali manggung ketika ada acara di bawah Himpunan mahasiswa Cabang malang dan juga mengenal baik dengan korban.

“Selama aktif kuliah mas Budi Cahyono sering melakukan pementasan saat acara latihan kader (LK-1) di bawah naungana Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Malang yang digelar masing-masing komisariat, dan saya mengenal Mas Budi sebagai seorang pendiam”.

Bahkan menurutnya selama aktif di Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) budi juga pernah menjadi ketua Komisariat

“Selama masih aktif di HMI Malang, Budi Cahyono juga pernah menjabat sebagai Ketua HMI Komisariat UM (Universitas Malang)”. Ucap Khotim.

Sebelumnya,peristiwa terjadu Kasus penganiayaan Budi Cahyono oleh muridnya berinisial HI terjadi pada Kamis (1/2/2018) sekitar pukul 13.00 WIB. Pada mulanya,Budi (guru) sedang mengajar bidang studi kesenian dan HI tertidur di kelas itu.

Budi langsung mendatangi siswa HI yang tidur itu dan mencoret mukanya dengan tinta. Namun, HI tiba-tiba memukul sang guru. Pelaku juga mencegat sang guru setelah pulang sekolah dan memukul korban.

Sesampainya di rumah, korban langsung pingsan, sehingga dirujuk ke RS Dr Soetomo di Surabaya. Namun, nyawa sang guru tidak terselamatkan, dan ia meninggal di Rumah Sakit.

“Dia meninggal dunia di RS Dr Soetomo Surabaya sekitar pukul 22.00 WIB, dan dua jam dari meninggalnya guru Budi itu, tersangka kami tangkap di rumahnya,” terang Kasat Reskrim Polres Sampang AKP Hery Kusnanto, Jumat pagi.

Hery menegaskan, pengankapan dilakukan di rumahnya terduga penganiaya guru Budi di Dusun Brekas, Desa Torjun, Kecamatan Torjun, Sampang, sekitar pukul 24.00 WIB. Kasus penganiayaan ini menuai protes banyak kalangan, termasuk Bupati Sampang Fadhilah Budiono. ( (Basri/red)

Spread the love

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*